Dani Alves Ditolak Barcelona, Sevilla Buka Pintu

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Penolakan Barcelona tak membuat langkah Dani Alves untuk kembali merumput di Liga Spanyol terhenti. Sevilla, klub dimana dia bermain sebelum bergabung dengan Barcelona, berminat menampung kembali bek kanan asal Brasil itu.

    Pelatih Sevilla, Monchi, menyatakan bahwa pihaknya siap menampung pemain yang hengkang dari PSG dengan status bebas transfer tersebut. Meskipun demikian, dia menyatakan bahwa hal itu tergantung dari si pemain sendiri.

    "Saya ingin mengatakan bahwa ada harapan (mereka kembali merekrut Dani Alves), tetapi hari ini Sevilla sepertinya tidak masuk dalam rencana Daniel," ujarnya seperti dilansir laman Marca.

    "Dia ingin terus berkompetisi di Liga lagi dan menggapai tujuan lain. Tetapi itu tak menutup fakta bahwa kami mungkin bisa mewujudkannya."

    Menurut Marca, Monchi memang pernah berkomunikasi dengan Alves setelah si pemain memberi isyarat ingin kembali bermain di Liga Spanyol. Apalagi Barcelona kabarnya menolak menampung lagi pemain berusia 36 tahun tersebut.

    Namun permintaan gaji Alves tak dapat dipenuhi oleh Sevilla. Dia meminta bayaran yang sama seperti saat dia bermain untuk PSG, yaitu sebesar 230 ribu euro per pekan.

    Alves tak mau menurunkan tawaran gajinya tersebut karena dia mungkin hanya akan bermain beberapa musim lagi. Dengan usianya sudah cukup berumur, pantas saja Sevilla tak mau memenuhi permintaan Alves.

    Sevilla merupakan tim pertama Dani Alves ketika menjejakkan kaki di Eropa. Bergabung dari klub Brasil Bahia pada 2002, Alves menghabiskan enam tahun di Sevilla sebelum akhirnya dibeli Barcelona. Bersama Sevilla Alves berhasil merebut lima gelar juara, termasuk Piala UEFA pada 2006 dan 2007.

    MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.