Daniel Maldini, Gelandang Penerus Dinasti Maldini di AC Milan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Daniel Maldini. (instagram/@dani.malda)

    Daniel Maldini. (instagram/@dani.malda)

    TEMPO.CO, Jakarta - Dinasti Maldini berpotensi segera berlanjut di AC Milan. Anak Paolo Maldini, Daniel Maldini, kini mulai berlatih bersama tim utama klub Seri A Liga Italia itu bahkan disertakan dalam skuad pramusim.

    Pada musim lalu, Daniel Maldini tampil mengesankan bersama AC Milan Primavera atau tim remaja AC Milan. Ia menyumbang sembilan gol dalam 23 penampilan.

    Tak seperti ayahnya atau kakeknya, Cesare, yang berposisi sebagai bek, Daniel memilih bermain sebagai gelandang serang.

    "Saya memainkan permainan menyerang, sebagai gelandang tengah atau pemain nomor 10 yang berpikir untuk mencetak gol," kata dia. "Kekuatan saya bermain dengan hanya beberapa sentuhan, set piece dan melihat sesuatu sebelum yang lain."

    Karena tampilan apiknya di Primavera, ia pun dipanggil ke tim utama untuk mengikuti latihan. Ia disertakan pelatih Marco Giampaolo dalam daftar berisi 29 pemain yang akan mengikuti tur pramusim.

    Daniel diprediksi akan mengalami nasib lebih baik ketimbang kakaknya, Christian, 22 tahun, yang gagal mendapat tempat di skuad utama AC Milan, bahkan tak pernah bermain sekalipun, dan kini hanya bermain untuk Seri C Fano.

    Nasib Daniel di tim utama masih ditentukan oleh performa dia selam pramusim. Namun, mengingat usianya yang masih muda, ia kemungkinan tak akan langsung masuk tim utama Milan di musim ini. Ia berpotensi dipinjamkan ke klub lain untuk mengasah kemampuannya.

    Saat ini dua klub Serie B Italia, Crotone dan Spezia, sudah menyatakan minatnya untuk meminjam pemain muda ini. Namun, Milan kemungkinan lebih memilih meminjamkannya ke klub Seri A lain.

    Daniel Maldini sendiri sadar bahwa jalannya untuk menuju puncak masih jauh. Tapi, ia sangat termotivasi oleh hasrat untuk mengikuti jejak ayah dan kakeknya yang merupakan legenda Milan dan Timnas Italia. “Saya ingin menghormati jersey Azzurri dan mimpi saya adalah mencapai tim senior suatu hari, seperti kakek dan ayah saya," kata dia.

    Ia juga beruntung karena memiliki Paolo Maldini dalam keluarganya. “Saya selalu menerima bantuan dan saran dari ayah. Dia selalu mengatakan kepada saya untuk tetap rendah hati di dalam dan di luar lapangan," kata Daniel Maldini.

    CALCIO MERCANTO | THE OFF SIDE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?