Liga 1 Besok: Jangan Biarkan Wasit Bikin Keputusan Kontroversial

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Bali United, Paulo Sergio menahan dibayangi pemain PSIS, Silvio Escobar saat pertandingan antara Bali United melawan PSIS Semarang dalam Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 22 Juni 2019. Bali United menang dengan skor 1-0. Johannes P. Christo

    Pesepak bola Bali United, Paulo Sergio menahan dibayangi pemain PSIS, Silvio Escobar saat pertandingan antara Bali United melawan PSIS Semarang dalam Liga 1 Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 22 Juni 2019. Bali United menang dengan skor 1-0. Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Wasit kembali menjadi sorotan dalam kompetisi Shopee Liga 1 2019. Bali United menyayangkan keputusan wasit Iwan Sukoco yang menganulir gol Melvin Platje ke gawang Barito Putera pada laga pekan ke-8 Liga 1 2019, Minggu, 14 Juli 2019.  

    Gol Melvin dianulir karena dianggap sudah dalam posisi off side oleh asisten wasit. Padahal, jika melihat tayangan ulang, tampak posisi Melvin belum off side karena berdiri di depan garis pertahanan Barito.

    Catatan ini seakan menambah panjang klub-klub yang dirugikan oleh keputusan keliru wasit atau pun hakim garis di Liga 1 2019, yang akan bergulir lagi besok, Selasa, 16 Juli 2019.

    Sampai pekan ke-8 ini saja sudah ada setidaknya empat klub yang jadi korban. Siapa saja klub-klub itu? Berikut ulasannya.

    Persija Jakarta

    Persija Jakarta menjadi korban dari keputusan wasit Yudi Nurcahya dalam laga kontra PSIS Semarang, Minggu, 26 Mei 2019.

    Saat itu wasit Yudi tak memberi mereka penalti di saat pemain PSIS Semarang jelas-jelas melakukan handball atau menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti. Pertandingan itu sendiri akhirnya dimenangkan oleh PSIS Semarang dengan skor 2-1.

    Semen Padang

    Laga antara PSS Sleman melawan Semen Padang juga diwarnai keputusan kontroversial. Pada laga yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo itu, kontroversi terjadi saat wasit Armyn Dwi Suryathin memberikan penalti ke tuan rumah PSS Sleman, ketika Kushedya Hari Yudo terjatuh di kotak penalti.

    Padahal jika dicermati, Kushedya Hari Yudo saat itu terjatuh tanpa adanya kontak berarti dari pemain Semen Padang. Laga itu sendiri berakhir imbang 1-1.

    Bali United

    Wasit Iwan Sukoco menganulir gol Bali United saat melawan tuan rumah Barito Putera pada pekan ke-8 Shopee Liga 1 2019, Minggu, 14 Juli 2019 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

    Gol pertama Bali United yang dianulir terjadi pada menit ke-46 jelang berakhirnya babak pertama. Gol yang dicetak penyerang  Bali United, Melvin Platje, dinilai wasit telah berada pada posisi off side.

    Tapi, jika melihat dari tayangan ulang, Melvin Platje sejatinya terlihat masih berada di belakang garis pertahanan Barito Putera.

    Persela Lamongan

    Persela Lamongan menjadi klub berikutnya yang jadi korban keputusan keliru wasit. Dalam pertandingan melawan Arema FC pada pekan ke-3 Liga 1 2019, wasit Dwi Susilo menjadi sorotan usai tak mengartumerah kanbek Arema, Hamka Hamzah. Padahal Hamka melakukan tackle dari belakang, saat penyerang Persela Lamongan sudah tinggal berhadapan dengan penjaga gawang.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.