Stadion Persib Sepi Bobotoh, Karena Prestasi atau Tiket Online?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

    Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, mengeluhkan fenomena baru yang kini menghinggapi klub Liga 1 itu. Ia melihat turunnya animo Bobotoh untuk hadir di Stadion Si Jalak Harupat menyaksikan langsung aksi para pemain Persib.

    Sejak pekan pertama hingga kesembilan Liga 1, ketika Persib menjamu lawan-lawannya, kondisi Stadion Si Jalak Harupat jarang terisi penuh oleh Bobotoh. 

    Menurut Umuh, minimnya Bobotoh yang datang ke stadion baru pertama kali dirasakan olehnya selama menjadi bagian dari tim Persib. Pasalnya, sejak dulu setiap laga kandang Persib, Stadion selalu dipadati Bobotoh. 

    "Ini baru ya, selama saya mimpin ya baru kejadian seperti ini, Persib juga gak lagi terpuruk. Biasanya kalau Persib terpuruk juga, tetap Bobotoh penasaran jadi tetap nonton," kata Umuh seperti dikutip Indosport

    Minimnya Bobotoh yang datang ke Stadion, tak lepas dari kebijakan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang memberlakukan sistem penjualan tiket kandang Persib secara online. 

    Umuh Muchtar juga menampung aspirasi Bobotoh terkait sistem penjualan tiket online, ia akan menyampaikan keluhan tersebut kepada manajemen PT PBB dan diharapkan di pertandingan selanjutnya ada kuota tiket yang dijual secara langsung. 

    "Tapi karena ini mungkin berapa kali memohon (Bobotoh), jadi tetap dibicarakan juga usahakan kembali seperti biasa, cabut dulu onlinenya. Ini lagi dirapatkan oleh Pak Teddy (Direktur PT PBB)  dan Pak Glenn (Direktur Utama PT PBB), sudah beberapa kali. Semoga seperti biasa lagi, paling tidak 10-15 ribu tiket ada (di jual langsung)," ucapnya. 

    Sepinya Stadion saat laga kandang diakui Umuh menjadi kerugian bagi Persib terutama dari segi dukungan. Karena, kehadiran Bobotoh dapat menambah motivasi bermain dan membuat mental bertanding tim tamu menjadi terganggu. 

    "Sebenarnya ini rugi besar ya, biasanya kaya sekarang itu 12-15 ribu ada, karena mereka tetap penasaran, itu hebatnya Bobotoh, Persib terpuruk tetap penasaran dengan Persib-nya. Tapi dengan keadaan gini juga (tiket online) kan sudah males," jelasnya. 

    Persib saat ini menempati posisi ke-11 klasemen dengan nilai 10 dari 8 laga. Mereka selanjutnya akan berlaga di kandang PSIS Semarang, 21 Juli 2019.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?