Prediksi Borneo FC Vs Barito Putera: Ancaman Bomber Rafael Silva

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Barito Putera, Rafael da Silva Souza. (indosport/Herry Ibrahim)

    Pemain Barito Putera, Rafael da Silva Souza. (indosport/Herry Ibrahim)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penampilan Rafael Silva sebagai penyerang Barito Putera tak diragukan lagi. Pemain asal Brasil ini sudah mencetak lima gol dari delapan pertandingan dalam Shopee Liga 1 2019.

    Selanjutnya, Rafael membidik jala Borneo FC saat  Barito bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda, hari ini, Kamis, 18 Juli 2019.

    Rafael begitu antusias ketika bertolak ke Samarinda. Wajahnya begitu berseri, ketika hendak naik bus tim berjuluk Laskar Antasari ini. “Ah siaaappp,” katanya seperti dikutip dalam video di akun resmi klub.

    Kepercayaan dirinya tumbuh seiring gol-golnya lahir ke gawang lawan. Terakhir, ia jadi pahlawan kemenangan atas Bali United. Golnya pada menit ke-80 membawanya tetap bertengger di papan atas klasemen sementara daftar pencetak gol terbanyak Liga 1.

    Sekarang, posisi pemain kelahiran Feira de Santana, Bahia, Brasil, 8 Oktober 1990 ini sejajar dengan dua pemain Arema FC, Dedik Setiawan dan Makan Konate, dalam daftar pencetak gol dengan lima gol. Ketiganya terpaut dua gol dari penyerang Tira Persikoba, Ciro Herique Alves Ferreira e Silva, yang mengoleksi 7 gol di posisi teratas.

    Sebelumnya, kualitas Rafael sempat diragukan suporter Barito. Pasalnya, ia tak kunjung mencetak gol dan memberi kemenangan bagi Barito. Bahkan, pelatih Yunan Helmi sempat beberapa kali memainkannya sebagai pengganti.

    Namun, pelan tapi pasti, gol-golnya lahir. Rafael diberi kesempatan mengisi posisi dalam 11 pemain starter. “Orang dapat membuat rencana, tetapi Tuhan Allah yang memberikan kata terakhir, selalu percaya. Dan, jika mereka mengatakan anda tidak bisa, gunakan semua kekuatan anda untuk menunjukkan mereka salah,” demikian tulis Rafael seusai melawan Persebaya, beberapa waktu lalui.

    Pada laga di Stadion Gelora Bung Tomi itu, ia tampil sebagai penyelamat Barito yang sebelumnya tertinggal 2-1, sehingga memaksa pertandingan berakhir imbang 2-2. Golnya menit ke-90 sekaligus membantu catatan Yunan Helmi sebagai pelatih baru Barito tanpa kekalahan.

    Menarik dinanti, kiprah Rafael selanjutnya saat Barito Putera bertandang ke markas Borneo FC. Pada laga ini, Yunan yang sudah menemukan posisi tepat Rafel, nampaknya akan kembali menduetkan dengan Samsul Arif.

    Duet keduanya akan ditopang tiga gelandang enerjik, Evan Dimas, Paulo Sitanggang, dan sang kapten Rizky Pora yang sudah mencatatkan empat umpan akurat di Shopee Liga 1 2019.

    Rafael pun nampak puas dengan posisinya sekarang. Terlebih di posisi tengah, Yunan juga mempercayakan Lucas Silva sebagai gelandang jangkar yang turut membantu Rafael. Sebelumnya di tangan Jacksen F Tiago, rekannya sesama Brasil itu ditempatkan sebagai bek tengah bersama Arthur Vieira.

    “Foto ini mewakili saudara kita yang bekerja keras setiap hari, berminggu-minggu jauh dari istri dan anak-anak. Khawatir tentang anak-anak yang sakit, tetapi setiap pagi di sana kita bangun lebih awal dengan senyum di muka untuk berlatih. Kegembiraan kita akan selalu menjadi titik awal kita dan mari kita pergi.”

    Itulah tulisan terbaru Rafael di akun Instagram pribadinya dengan foto bersama Lucas Silva di lapangan sesaat bertolak ke Samarinda.

    Barito Putera  kini mampu keluar dari zona degradasi dengan bertengger di peringkat 14 dari 18 tim dalam klasemen sementara. Dari delapan laga, Laskar Antasari mencatatkan 1 kemenangan, 4 kali seri, dan 3 kekalahan dengan 7 poin.

    Raihan poin Barito Putera sama dengan Persipura Jayapura yang kini ditangani Jacksen F Tiago. Namun, Barito unggul agresivitas gol dibandingkan tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.