Timnas U-19 Kalahkan Persibo 2-1 dalam Laga Uji Coba

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas U-19. (pssi.org)

    Timnas U-19. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Tim Nasional atau Timnas U-19 besutan Fakhri Husaini menang 2-1 atas tim Liga 3 Persibo Bojonegoro dalam laga uji coba menjelang Piala AFF U-18 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis, 18 Juli 2019.

    Kapten Rendy Juliansyah mencetak gol pertama timnas melalui titik putih pada injury time babak pertama. Amiruddin Bagus, yang masuk di awal babak kedua, berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-54.

    Sementara Persibo memperkecil kedudukan menjadi 2-1 pada menit ke-71 melalui sundulan pemain bernomor punggung 15, Ananda. Skor tersebut tidak berubah hingga pertandingan berakhir.

    Persibo sebetulnya punya kesempatan unggul terlebih dahulu setelah salah satu pemainnya dilanggar di dalam kotak penalti. Namun eksekusi penalti pemain Persibo berhasil digagalkan kiper Timnas U-19, Adi Satrio.

    Di babak pertama Persibo bermain lebih baik. Sejumlah peluang mereka ciptakan. Namun kondisi berubah di babak kedua setelah Timnas U-19 memasukkan Mochammad Supriadi, Amiruddin Bagus, dan Komang Arta.

    Fakhri mengakui di babak pertama memang anak asuhannya bermain buruk. Dia menilai pemainnya buruk dalam transisi. "Beberapa peluang Persibo juga tak lepas dari kelalaian pemain kami," katanya seusai laga.

    Secara khusus Fakhri memuji penampilan Adi Satrio yang berhasil melakukan empat kali penyelamatan. "Saya sangat puas sekali. Kalau ada emain terbaik yang harus saya pilih adalah penjaga gawang (Adi)."

    Setelah malawan Persibo, Timnas U-19 akan menjajal kekuatan Deltas Sidoarjo pada Sabtu besok, 20 Juli 2019. Persekabpas Pasuruan akan menjadi lawan terakhir Timnas U-19 dalam rangkaian uji coba di Jawa Timur.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.