Hasil Final Pertama Piala Indonesia: Persija Vs PSM Makassar 1-0

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persija Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak

    Persija Jakarta. ANTARA/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, JakartaPersija Jakarta berhasil meraih kemenangan 1-0 atas PSM Makassar pada pertandingan leg pertama final Kratingdaeng Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Ahad, 21 Juli 2019.

    Gol tunggal Ryuji Utomo membuat Persija diunggulkan untuk juara meski masih harus menjalani leg kedua di kandang PSM Makassar.

    Persija tampil menekan sejak awal babak pertama. Meski begitu, PSM Makassar justru yang mendapatkan sepak pojok pertama di 5 menit awal pertandingan.

    Pada menit ke-7, Rohit Chand memperoleh peluang emas lewat tembakan sambil terjatuh di dalam kotak penalti, namun bola masih menyamping tipis di sisi kiri gawang PSM Makassar.

    Ismed Sofyan melepaskan tendangan bebas melengkung pada menit ke-17. Skema tipuan yang dilakukan Persija Jakarta masih belum maksimal dan berbuah gol.

    Riko Simanjuntak kembali mengancam lewat skema set-piece. Bola lambung yang ia lepaskan masih tepat mengarah ke kiper PSM Makassar, Hilman Syah.

    Pada menit ke-25, sundulan Marko Simic memanfaatkan tendangan bebas Rezaldi Hehanusa dari sisi kiri masih menyamping jauh dari gawang PSM Makassar.

    Sandi Sute mencoba peruntungan lewat tembakan dari luar kotak penalti. Bola sempat memantul tanah, namun Hilman Syah masih sigap mendekap bola.

    Pada menit ke-30, Zulham Zamrun berupaya membelah pertahanan Persija Jakarta lewat sepakan menyusur tanah, tetapi masih terlalu lemah.

    Persija Jakarta terus menekan, tetapi lini depan Macan Kemayoran kesulitan mencetak gol. Skor imbang 0-0 bertahan hingga turun minum.
    Pelatih Persija Jakarta, Julio Banuelos, memasukkan Heri Susanto menggantikan Rezaldi Hehanusa untuk menambah variasi di lini depan.

    Heri Susanto langsung mengancam lewat sepakan dari sisi sayap, namun masih bisa diblok dan hanya berbuah sepak pojok di awal babak kedua.

    PSM Makassar mulai mampu mengimbangi permainan terbuka Persija Jakarta. Kedua tim saling jual-beli serangan meski kerap terhenti di sepertiga terakhir pertahanan lawan.

    Pada menit ke-60, sundulan Marko Simic memanfaatkan sepak pojok Bruno Matos melambung beberapa meter saja di atas gawang PSM Makassar.

    Memasuki pertengahan babak kedua, serangan Persija Jakarta mulai mudah ditebak oleh PSM Makassar. Serangan dari sisi sayap oleh Riko Simanjuntak mulai berkurang, sementara Bruno Matos kesulitan menembus wilayah tengah.

    Pada menit ke-66, Bruno Matos melepaskan umpan melengkung dari sisi kanan. Marko Simic sudah siap menyambungnya, namun ia telah berada dalam posisi offside.

    Guy Junior memperoleh peluang situasi satu lawan satu dengan kiper Persija Jakarta. Shahar Ginanjar berhasil menutup ruang tembak Guy Junior dan membuat gawang Persija Jakarta tetap aman.

    Eero Markkanen masuk pada menit ke-77 menggantikan Zulham Zamrun. Persija Jakarta juga melakukan penyegaran dengan memasukkan Bambang Pamungkas.

    Pada menit ke-88, Persija Jakarta memecah kebuntuan lewat gol Ryuji Utomo. Menerima sepak pojok Riko Simanjuntak, tembakan menyusur tanah Ryuji Utomo mengoyak gawang Hilman Syah.

    Ryuji Utomo membuat Persija Jakarta melangkahkan satu kaki menuju juara Kratingdaeng Piala Indonesia 2018/19. Persija Jakarta menang 1-0 atas PSM Makassar di leg 1.

    Susunan Pemain Pertandingan Persija Jakarta vs PSM Makassar

    Persija Jakarta (4-2-3-1): Shahar Ginanjar; Ismed Sofyan, Maman Abdurahman, Tony Sucipto, Rezaldi Hehanusa; Rohit Chand, Sandi Sute; Riko Simanjuntak, Bruno Matos, Novri Setiawan; Marko Simic

    PSM Makassar (4-2-3-1): Hilman Syah; Asnawi Mangkualan, Abdul Rahman, Aaron Evans, Beny Wahyudi; Marc Klok, Rizky Pellu; Zulham Zamrun, Rasyid Bakri, M. Rahmat; Guy Junior.

    INDOSPORT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?