Hasil Liga 2: Tekuk Blitar United 2-1, Persiraja Kokoh di Puncak

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persiraja Banda Aceh. (instagram/@persiraja_official)

    Persiraja Banda Aceh. (instagram/@persiraja_official)

    TEMPO.CO, Banda Aceh - Persiraja Banda Aceh meneruskan tren kemenangannya di Liga 2 Wilayah Barat. Menghadapi Blitar Bandung United di Stadion H. Dimurthala, Banda Aceh, Selasa malam, 23 Juli 2019, Luis Irsandi cs berhasil menang dengan skor 2-1.

    Kemenangan keenam secara beruntun ini mengantar Persiraja kembali ke puncak klasemen, yang beberapa jam sempat direbut PSMS Medan. Kini tim itu mengemas nilai 18 dari 7 laga, unggul dua angka dari PSMS. Blitar Bandung United di posisi kesembilan dengan nilai 4 dari 6 laga.

    Dua gol Persiraja dicetak oleh Defri Riski di menit 20 dan Zamrony menit 78. Sedangkan gol Blitar dilesakkan oleh Mohammad Rezam Baskoro di menit 70.

    Persiraja yang tampil dengan kekuatan penuh langsung tampil menyerang sejak menit pertama. Mengandalkan kecepatan Ashanur Rijal dan Defri Riski di kedua sisi, tuan rumah berupaya mencetak gol secepat mungkin. Beberapa peluang yang didapat nyaris menjadi gol andai pemain Persiraja dapat lebih tenang dalam penyelesaian akhir.

    Kebuntuan baru terpecahkan di menit 20. Berawal dari umpan terobosan dari lini tengah, Irvan Yunus Movu berhasil mendapatkan bola dan masuk ke dalam kotak penalti. Pemain asal Makassar lalu meneruskan bola ke depan gawang yang dituntaskan menjadi gol oleh mantan pemain Persija Jakarta, Defri Riski.

    Tersentak dengan gol Defri, membuat tim tamu mencoba merespon. Mantan pemain Persiraja, Faumi Syahreza, menjadi andalan BBU di lini tengah untuk menembus garis pertahanan tuan rumah. Namun disiplinnya duet Luis Irsandi dan Andika Kurniawan digaris pertahanan Persiraja membuat BBU sulit memberikan ancaman.

    Sebaliknya bagi Persiraja, Zamrony dan kolega semakin tenang bermain dari lini tengah. Beberapa peluang lain muncul seperti dari sepakan Andre Abubakar dan Irvan Yunus Movu. Beruntung bagi BBU, peluang-peluang tuan rumah belum membuahkan hasil hingga peluit babak pertama ditiup wasit. Skor 1-0 bagi tuan rumah menutup babak pertama.

    Di babak kedua, tim tamu mencoba bermain lebih bermain menyerang. Beberapa peluang dihasilkan BBU diantaranya melalui Samsul Muhidin Pelu yang belum membuahkan hasil. Begitupun dengan kesempatan Aditya Riznanda yang masih melebar dari gawang Persiraja.

    Tak tinggal diam, Persiraja juga berupaya memperbesar keunggulan. Pelatih Hendri Susilo memasukkan penyerang Fahrizal Dilla menggantikan Irvan Yunus Movu di menit 61 guna meningkatkan serangan. Namun tuan rumah masih kesulitan membongkar lini pertahanan BBU yang tampil lebih disiplin di babak kedua.

    Justru, pendukung tuan rumah dipaksa terdiam di menit 70. Pasalnya, BBU berhasil menyamakan kedudukan melalui gol Mohammad Rezam Baskoro. Sebuah tendangan Rezam di depan kotak penalti tidak dapat diamankan kiper Persiraja, Fakhrurrazi.

    Kecolongan satu gol, pemain Persiraja kembali meningkatkan agresifitas serangan. Dari segala sisi, Persiraja mencoba menekan. Hingga akhirnya Zamrony yang lepas dari pengawalan pemain bawah BBU berhasil menyelesaikan kemelut di depan kotak penalti lawan dengan sebuah tendangan menyusur tanah di menit ke 78.

    Ribuan penonton yang hadir di Stadion H. Dimurthala sontak bergemuruh menyambut gol Zamorny. Skor akhir 2-1 untuk kemenangan Persiraja akhirnya bertahan hingga wasit Rihendra Purba asal Sumatera Utara meniupkan peluit tanda akhir pertandingan.

    Susunan Pemain :

    Persiraja (4-3-3): 31. Fakhrurrazi (GK); 14. Ikhwani Hasanuddin, 30. Luis Irsandi, 13. Andika Kurniawan, 10. Nurul Zikra; 78. Mukhlis Nakata, 7. Zamrony, 91. Irvan Yunus Movu (Fahrizal Dillah ’61) (Fery Komul ’85); 23. Ahsanur Rijal, 77. Defri Riski, 22. Andre Abubakar.
    Cadangan : 98. Wahyudi (GK), 25. Hidayat, 17. Agus Suhendra, 15. Fayrushi, 32. Fery Komul 99. Mudasir 27. Fahrizal Dillah.
    Pelatih : Hendri Susilo.

    Blitar Bandung  United (3-4-3): 51.Reky Rahayu (GK); 24. Ponda Dwi Saputra, 21. Aang Suparman (5. Fafa Muhammad Zuhud ’46), 25. M Rendra Teddy Wijanarko; 19. Muhammad Iqbal, 13. Samsul Muhidin Pelu, 31. Faumi Syahreza (C) (97. Murdaim ’57), 8. Muklisin Azis Hutagalung, 33. Mohammad Rifaldi; 23. Faisal Ramadoni, 27. Mohammad Rezam Baskoro (22. Anta Mauliansyah ’77),  17. Aditya Riznanda.
    Cadangan: 14. Sopiyan Mardini Sauri (GK), 5. Fafa Muhammad Zauhud, 22. Anta Mauliansyah, 19. M. Iqbal, 97. Murdaim, 11. Reza Riski, 15. Rafid C. Lestaluhu.
    Pelatih : Liestiadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.