Terbawah di Klasemen Liga 1, Begini Tekad Kapten Semen Padang FC

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola kesebelasan Semen Padang, Irsyad Maulana (88), terbaring kelelahan saat bertanding dalam laga final Turnamen Piala Jenderal Sudirman di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, 24 Januari 2016. Semen Padang gagal menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pesepak bola kesebelasan Semen Padang, Irsyad Maulana (88), terbaring kelelahan saat bertanding dalam laga final Turnamen Piala Jenderal Sudirman di Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta, 24 Januari 2016. Semen Padang gagal menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain sayap Semen Padang FC, Irsyad Maulana, bertekad untuk segera bangkit dari hasil buruk yang didapat timnya sampai pekan kesembilan Shopee Liga 1 2019. Mereka menempati urutan ke-18 alias terbawah dalam klasemen sementara.

    Dari delapan laga yang sudah dijalani tim berjuluk Kabau Sirah, Irsyad Maulana dan kawan-kawan hanya mengemas tiga poin. Hasil dari tiga kali imbang dan lima kekalahan.

    Parahnya, dari lima kekalahan, empat di antaranya diderita di kandang sendiri. Ini tentunya menjadi rekor terburuk bagi tim kebanggaan Urang Awak pada awal berjalannya kompetisi.

    Irsyad Maulana yang saat ini mengemban tugas sebagai kapten tim menggantikan Hengki Ardiles yang pensiun paa akhir musim 2018. Ia mengatakan bertekad kuat untuk segera mengakhiri masa sulit ini.

    "Saya sebagai pemain asli dari Sumatera Barat tentunya memiliki tugas untuk segera membangkitkan moral semua pemain. Delapan laga kita lalui tanpa kemenangan, tentunya itu menjadi perjalanan sulit bagi kita. Namun, kita tentunya tidak ingin terus dalam kondisi ini. Kita berharap segera bangkit," ujarnya.

    Ditundanya laga melawan Persija Jakarta pada pekan ke-10 Shopee Liga 1 diharapkan membuat persiapan tim lebih matang untuk menatap laga selanjutnya. Irsyad Maulana berharap rekan-rekannya memiliki tekad yang sama untuk mengakhiri periode buruk ini.

    "Kita beruntung laga melawan Persija Jakarta diundur. Jadi kita memiliki waktu seminggu untuk mempersiapkan diri menghadapi laga kandang selanjutnya melawan Persebaya Surabaya," jelasnya. Semen Padang akan menjamu Persebaya pada Minggu, 28 Juli.

    "Kita akan berkumpul semuanya dan bicara hati ke hati untuk semakin mempererat rasa memiliki terhadap tim ini. Kita inginkan di laga melawan Persebaya kita harus mampu meraih kemenangan," ia menambahkan.

    Mengenai kritikan suporter, Irsyad mengatakan memaklumi kekecewaan suporter. Ia berharap mereka memberikan dukungan penuh kepada tim dalam keadaan apapun.

    "Saya putra asli Ranah Minang tentunya sangat mencintai tim ini dan tidak ingin tim ini terpuruk. Saya juga memaklumi kekecewaan fans. Tapi tolong bantu kami dengan memberikan dukungan, jangan dengan mencaci maki," kata kapten Semen Padang FC ini.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?