Liga 1: Belum Terkalahkan, Borneo FC Lupa Cara Menang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Borneo FC. (instagram/@borneofc.id)

    Borneo FC. (instagram/@borneofc.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Rekor tak terkalahkan Borneo FC musim ini kembali bertambah. Klub berjuluk Pesut Etam tercatat belum terkalahkan dalam enam laga terakhir. Namun, saat menjamu PSS Sleman di Stadion Segiri pada pekan ke-12 Shopee Liga 1 2019, Minggu, 5 Agustus, Borneo FC hanya mampu bermain imbang 2-2.

    Berhasrat memenangkan pertandingan, Borneo FC justru tertinggal lebih dulu pada babak pertama. Gol Brian Ferreira menjelang jeda laga membuat pendukung Pesut Etam terdiam.

    Saling kejar mengejar gol terjadi di babak kedua. Borneo FC sempat berbalik unggul 2-1 lewat gol Nurdiansyah pada menit ke-71 dan Renan Silva (80). Sayang Yevhen Bokhashvili menyamakan kedudukan menit ke-89. Skor 2-2 berakhir hingga peluit panjang ditiupkan wasit Abdul Rahman Salasa.

    Mampu mencuri poin di kandang Borneo FC, pelatih PSS Seto Nurdiyantoro mengaku cukup senang. Dia bahkan menilai permainan timnya lebih baik dan nyaris memenangkan pertandingan.

    "Harusnya kami bisa menang. Tapi, hasil ini tetap kami syukuri. Karena meraih poin di kandang Borneo FC untuk kami tidak mudah," papar Seto.

    Sedangkan dari kubu tuan rumah, pelatih Borneo FC Mario Gomez mengaku geram anak asuhannya tak bisa mempertahankan keunggulan. Faktor kelelahan berpengaruh besar dengan konsentrasi pemain yang menurun drastis.

    "Dua gol dari PSS harusnya tak terjadi jika anak-anak bermain lebih disiplin. Hasil ini kami evaluasi untuk laga berikutnya," ujar Gomez.

    Belum meraih kemenangan di tiga laga terakhir, Gomez menjanjikan penampilan lebih atraktif di laga berikutnya. Selain kembali mempertajam lini serang, pertahanan turut dikukuhkan. "Saya tetap apresiasi kinerja semua pemain. Pertandingan ini harus dilupakan dan fokus ke laga berikutnya," katanya.

    Hasil seri kemarin membuat Borneo FC mengoleksi 16 poin dan menduduki peringkat ketujuh dari 18 tim. Sedangkan PSS berada satu tingkat di atas dengan selisih satu poin.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Menyebabkan Wabah Mirip SARS di Kota Wuhan, Cina

    Kantor WHO cabang Cina menerima laporan tentang wabah mirip SARS yang menjangkiti Kota Wuhan di Cina. Wabah itu disebabkan virus korona jenis baru.