Jose Mourinho: Manchester City Bisa Juara Dengan Pemain Cadangan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jose Mourinho berfoto dengan jersey setelah resmi ditunjuk sebagai manajer Manchester United yang bau dalam konferensi pers di Old Trafford, 7 Mei 2016. REUTERS/Andrew Yates

    Jose Mourinho berfoto dengan jersey setelah resmi ditunjuk sebagai manajer Manchester United yang bau dalam konferensi pers di Old Trafford, 7 Mei 2016. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Jose Mourinho selalu punya pernyataan kontroversial. Pelatih asal Portugal itu mengatakan Manchester City punya peluang besar mempertahankan gelar juara Liga Inggris musim ini.

    Saat tampil sebagai pengamat sepak bola (pundit football), Mourinho mengatakan tim asuhan Pep Guardiola itu bahkan bisa merebut trofi Liga Inggris hanya dengan menurunkan para pemain cadangannya. "Saat melihat pemain yang duduk di bangku cadangan, saya rasa Manchester City bisa juara lagi," kata dia mengutip The Sun, Senin, 12 Agustus 2019.

    Mourinho yang musim ini masih menganggur sebagai seorang pelatih mendapat kepercayaan menjadi analis sepak bola. Penampilan perdananya ialah saat mengomentari laga Manchester United kontra Chelsea.

    Ia memprediksi hanya tiga tim yang bakal bersaing merebut juara Liga Inggris musim ini. Mereka adalah Manchester City, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

    Meski demikian, tim papan atas lainnya, seperti Arsenal, Chelsea, dan Manchester United bisa mengubah peta persaingan dan mengubah tebakan Mourinho. "Dalam sepak bola hal yang tidak diduga bisa terjadi," kata Mourinho.

    Manchester City tampil meyakinkan di pertandingan pekan pertama Liga Inggris. Raheem Sterling cs menang telak 5-0 saat bertandang ke markas West Ham United. Peringkat pertama klasemen pun untuk sementara menjadi milik The Citizens dan diikuti oleh Manchester United.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.