Patrice Evra Cerita Kisah Makan Siang Tak Biasa di Rumah Ronaldo

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cristiano Ronaldo dan Patrice Evra, saat bermain di Manchester United. REUTERS

    Cristiano Ronaldo dan Patrice Evra, saat bermain di Manchester United. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pemain Manchester United, Patrice Evra, mengungkapkan kenangan dengan Cristiano Ronaldo saat masih bermain bersama di klub berjulukan Setan Merah itu. Hari ini, peringatan 16 tahun kontrak Ronaldo dengan Manchester United.

    Cerita yang dia ungkap bukan ketika keduanya tengah berada di lapangan. Tetapi saat Evra memenuhi undangan berkunjung ke rumah Ronaldo untuk makan siang.

    "Ronaldo adalah mesin !! Jangan pergi ke rumahnya untuk makan siang, itu akan seperti sesi pelatihan yang lain!" tulis Evra dalam akun Twitternya.

    Ini bukan kali pertama Evra mengungkapkan cerita itu. Tahun lalu, ia juga berbicara kepada ITV, "Saya akan memberikan saran kepada siapa pun, ketika Cristiano mengundang Anda untuk makan siang di rumahnya, katakan saja tidak."

    Evra yang bergabung ke Manchester United dari Monako pada 2006, sempat bermain bersama bintang asal Portugal itu selama dua setengah musim. Hubungan keduanya tidak hanya sebatas rekan setim, tetapi juga sebagai teman.

    Evra menceritakan detail bagaimana acara makan siang di rumah Ronaldo yang terasa seperti sesi latihan lain.

    Saat tiba di rumahnya, Evra yang saat itu merasa lelah setelah berlatih, menemukan hanya ada salad dan ayam putih polos, serta air putih, tidak ada jus. Dia sempat berpikir, makanan lain, seperti daging besar akan tiba setelahnya. Tetapi rupanya tidak ada.

    Bahkan, setelah selesai makan, tuan rumah langsung berdiri, bermain bola dengan memperagakan beberapa skill. Evra yang masih makan pun diajak bermain bola. "Mari kita lakukan dua sentuhan," kata Evra menirukan ucapan Ronaldo ketika itu.

    Evra sempat menolak ajakan Ronaldo. "Bisakah saya selesai makan? Dia berkata, 'Tidak, tidak, mari kita bermain dua sentuhan'." Evra pun memenuhi keinginan temannya itu. Selesai itu, Ronaldo membawa Evra ke kolam renang untuk berenang.

    Karena pengalamannya itu, Evra menyarankan kepada siapa pun untuk menolak jika Ronaldo mengundang ke rumahnya. "Dia mesin, dia tidak ingin berhenti berlatih."

     THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?