Jatah Latihan Resmi di Malang Tak Diambil, Persebaya ke Sidoarjo

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arema FC Makan Konate (kiri) berebut bola dengan pemain Persebaya Surabaya Abu Rizal Maulana (kanan) dalam laga final Piala Presiden 2019 di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019. Gol pertama Arema dicetak oleh Ahmad Hardianto pada menit ke-43. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pemain Arema FC Makan Konate (kiri) berebut bola dengan pemain Persebaya Surabaya Abu Rizal Maulana (kanan) dalam laga final Piala Presiden 2019 di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, Jumat, 12 April 2019. Gol pertama Arema dicetak oleh Ahmad Hardianto pada menit ke-43. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya tak mengambil jatah official training (OT) menjelang lawang Arema FC, Kamis besok. Sebagai gantinya, pagi tadi, 14 Agustus 2019, Ruben Sanadi dan kawan-kawan latihan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo.

    "Hari ini cuma penjagaan kondisi. Jaga kebugaran supaya besok bermain maksimal. Latihan taktikal sudah dua hari lalu," kata karteker pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, kepada awak media seusai latihan.

    Ini bukan kali pertama tim berjulukan Green Force itu tak melakukan official training ketika lawan Arema. Setidaknya sudah dua laga terakhir, yakni saat bertemu pada musim lalu dan leg kedua final Piala Presiden tahun ini.

    Bejo tak ada masalah anak asuhannya tidak menjajal lapangan Stadion Kanjuruhan. "Kami sudah pernah melakukan ini. Kalau lawan Arema pasti tidak ada OT," kata legenda hidup Persebaya tersebut.

    Seperti yang sudah-sudah, pertandingan bertajuk derbi Jatim tersebut diprediksi bakal berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim bakal berusaha saling mengalahkan demi sebuah rivalitas dan gengsi.

    Dari empat pertemuan terakhir, Persebaya hanya sekali menang dari tim berjulukan Singo Edan itu. Terakhir Persebaya kalah 0-2 saat bertemu dalam leg kedua babak final Piala Presiden April lalu.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.