Arema FC Vs Persebaya: Bejo Instruksikan Jaga Ketat Makan Konate

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Arema Malang Makan Konate dan pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak terjatuh saat berebut  bola dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadiun Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2019. Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di ajang Liga 1 dengan bermain imbang melawan Arema Malang. ANTARA

    Pemain Arema Malang Makan Konate dan pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak terjatuh saat berebut bola dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadiun Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2019. Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di ajang Liga 1 dengan bermain imbang melawan Arema Malang. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Karteker pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, menginstruksikan anak asuhannya menjaga ketat Makan Konate saat kontra Arema FC dalam lanjutan Laga 1, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis, 15 Agustus 2019.

    "Konate akan dijaga semua pemain. Yang terdekat ambil, gak peduli siapa pun," kata Bejo Sugiantoro, seusai memimpin latihan pagi anak asuhannya di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Tanpa mengesampingkan pemain Arema lainnya, Bejo pantas mewaspadi pergerakan Konate. Playmaker asal Mali tersebut menjadi pemain sentral sekaligus motor serangan tim berjulukan Green Force itu.

    Meski berposisi sebagai playmaker, hingga pekan ke-13 Liga 1 2019, mantan pemain Persib Bandung dan Sriwijaya FC tersebut telah mengemas delapan gol. Dia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak timnya.

    Disinggung skuad Arema secara keseluruhan, Bejo mengatakan pemain mereka punya kualitas. Kendati demikian, "Kami juga punya kemampuan dan kualitas," kata legenda hidup Persebaya itu.

    Kepada pemainnya, Bejo menginstruksikan pemain Persebaya bermain ngeyel, ngosek, dan wani sesuai karakter Surabaya. "Itu cukup bagi saya. Dan, Bonek tahu nantinya menilai seperti apa," katanya. Seperti yang sudah-sudah, pertandingan bertajuk derby Jatim tersebut diprediksi bakal berjalan dengan tensi tinggi. Kedua tim bakal berusaha saling mengalahkan demi sebuah rivalitas dan gengsi.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.