Liga 2: Alasan Sederhana Witan Sulaeman Gabung PSIM Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Witan Sulaeman dalam konferensi pers PSIM Yogyakarta pada Minggu, 18 Agustus 2019 (Tempo/Pribadi Wicaksono).

    Witan Sulaeman dalam konferensi pers PSIM Yogyakarta pada Minggu, 18 Agustus 2019 (Tempo/Pribadi Wicaksono).

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Witan Sulaeman resmi bergabung dengan klub Liga 2 PSIM Yogyakarta di Wisma PSIM, Ahad 18 Agustus 2019.

    Pemain timnas U-23 itu pun mengungkapkan alasannya mengapa tiba-tiba bersedia bergabung ke klub Liga 2 itu padahal sebelumnya dikabarkan Oktober 2019 akan merapat ke sebuah klub Eropa.

    "Kalau boleh saya cerita, saya ini sangat sulit negosiasi dengan klub klub di Indonesia," ujar pemain berusia 17 tahun itu di Wisma PSIM.

    Pemain yang sudah masuk dalam daftar 26 pemain yang mengikuti pemusatan latihan timnas U-23 untuk SEA Games 2019 tersebut menuturkan alasannya karena kesulitan negosiasi dengan klub tanah air. Sebab pada musim depan ia harus bermain di luar bersama sebuah klub Eropa. Sehingga tak banyak klub yang bisa menerima situasi itu.

    "Oleh sebab itu, saya alhamdulillah sekali saat coach Aji (Santoso) memberi kesempatan saya bermain di PSIM, maka saya akan beri kemampuan terbaik saya untuk klub ini," ujar pemain yang masih tercatat sebagai siswa SKO Ragunan itu

    Witan sendiri dikabarkan akan bergabung dengan salah satu klub di Eropa pada Oktober mendatang. Ketika itu, usianya sudah genap 18 tahun.

    Pihak PSIM mengaku sudah berbicara dengan pihak klub di Eropa yang nantinya akan jadi tempat Witan bermain.

    Witan mengungkapkan tujuannya berlabuh sementara di PSIM karena ingin menimba ilmu di klub profesional yang juga bisa mengerti situasinya. Menurutnya Laskar Mataram tim bonafit dengan materi pemain berkualitas dan dukungan suporter militan yang amat layak berlaga di Liga 1.

    "Saya punya keinginan bawa PSIM ke Liga 1," ujar pemain yang ikut membawa timnas U-22 menjuarai Piala AFF U-22 2019 Februari lalu.

    Pelatih PSIM Aji Santoso menuturkan bergabungnya Witan yang menjadi salah satu pemain pilar timnas U-19 saat Piala Asia U-19 2018 lalu bak mimpi lama yang terwujud. Walau mendapatkan pemain yang Januari 2019 nanti sudah bermain di klub Eropa itu bukan hal gampang.

    "Witan dan PSIM adalah hal yang luar biasa, kenapa, karena PSIM bisa mendapatkan Witan yang jelas tak mudah dan ternyata Witan mau menerima PSIM," ujarnya. Aji sendiri sangat mengenal karakter permainan Witan karena ikut menggemblengnya.

    Ketua Eksekutif PSIM Yogyakarta Bambang Susanto menuturkan Witan saat dinego pihaknya agar bergabung PSIM tengah dibidik enam klub besar tanah air. Witan memang dikabarkan sempat diincar beberapa klub Liga 1, mulai dari Persija Jakarta hingga PSM Makassar dan Persebaya Surabaya. "Kami bersyukur Witan memilih PSIM," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.