Minggu, 15 September 2019

Main di Stadion Madya, Persija Jakarta Tak Jual Tiket Online

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak saat memberikan umpan silang dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadiun Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2019. Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di ajang Liga 1 dengan bermain imbang melawan Arema Malang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Aksi pemain Persija Jakarta Riko Simanjuntak saat memberikan umpan silang dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadiun Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, 3 Agustus 2019. Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan di ajang Liga 1 dengan bermain imbang melawan Arema Malang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaPersija Jakarta akan menghadapi Kalteng Putra di laga lanjutan Liga 1 Indonesia, Selasa, 20 Agustus 2019. Ada yang berbeda dari pertandingan Persija kali ini.

    Laga kandang Persija biasanya digelar di Stadion Patriot, Bekasi, atau Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kali ini tim Macan Kemayoran bakal menjamu Kalteng Putra di Stadion Madya yang berada di dalam kawasan SUGBK.

    Sedikitnya kapasitas tempat duduk yang tersedia, yakni 9.000 kursi, membuat panitia pelaksana pertandingan (Panpel) membatasi penjualan tiket. Selain itu,
    Ketua Panpel Persija Jakarta, Letkol Pom Haen Rahmawan mengatakan tiket tidak dijual umum dan hanya didistribusikan melalui pengurus pusat The Jakmania.

    "Tidak ada penjualan tiket online dan penjualan di stadion. Ini karena kapasitas Stadion Madya tidak sebesar Patriot atau SUGBK,” kata Haen mengutip situs resmi Persija Jakarta, Senin, 19 Agustus 2019.

    Walau jumlah penonton dipastikan lebih sedikit, Haen optimistis, tidak akan mempengaruhi dukungan Jakmania kepada Andritany Ardhiyasa cs. “Saya yakin atmosfer di Stadion Madya tetap sama seperti Persija bermain di Stadion GBK ataupun Patriot,” sebut dia.

    Saat ini Persija Jakarta tengah berjuang keluar dari zona degradasi Liga 1 Indonesia. Anak asuh Julio Banuelos itu berada di peringkat ke-17 dengan mengantongi 9 poin, selisih dua angka dari Semen Padang yang berada di dasar klasemen Liga 1.

    PERSIJA JAKARTA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.