Preview Persija Vs Kalteng Putra: 5 Hal yang Layak Ditunggu

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta, Marko Simic. ANTARA/Hafidz Mubarak

    Pemain Persija Jakarta, Marko Simic. ANTARA/Hafidz Mubarak

    TEMPO.CO, Jakarta - Persija Jakarta akan menghadapi Kalteng Putra dalam lanjutan Liga 1 Indonesia pekan ke-15 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2019. Pertandingan akan berlangsung mulai pukul 15.30 WIB dan disiarkan Indosiar.

    Berikut sejumlah hal yang patut dinantikan dari laga ini:

    1. Menanti Kebangkitan Persija

    Sebagai juara bertahan, Persija kini terpuruk di zona degradasi. Mereka gagal menang dalam lima laga terakhirnya sehingga hanya menempati posisi ke-17 dengan nilai 9 dari 10 laga. Tim Mancan Kemayoran tertinggal 5 poin dari Kalteng Putra yang ada di posisi ke-12 dan sudah memainkan tiga laga lebih banyak.

    Dengan empat laga tertunda yang masih dimilikinya, Persija memiliki peluang untuk meninggalkan zona degradasi. Syaratnya mereka harus terus menang, dimulai dari laga ini. Namun, meski kemenangan terus diraih, akan sangat sulit bagi mereka untuk merangsek ke papan atas. Kini mereka tertinggal 23 poin dari Tira Persikabo yang memuncak klasemen.

    2. Atmosfer Stadion Madya

    Pertandingan kandang Persija ini harus digelar di Stadion Madya Senayan Jakarta. Stadion Patriot Bekasi dipakai Bhayangkara FC yang melawan PSIS Semarang. Sedangkan Stadion Pakansari Cibinong sedang direnovasi.

    Seperti apa atmosfer di Stadion Madya? Tentu berbeda dari Stadion Patriot, apalagi Stadion Utama Gelora Bung Karno. Tempat ini hanya berkapasitas 9.000 penonton. Karena itu panitia hanya mendistribusikan tiket ke kelompok suporter, tanpa menjual online atau langsung di lokasi.

    Ketua Panitia Pelaksana Persija Jakarta, Lektol Pom Haen Rahmawan, yakin suasan stadion tetap meriah. “Saya yakin atmosfer Stadion Madya tetap sama seperti Persija bermain di Stadion GBK ataupun Patriot,” kata dia seperti dikutip laman Persija.

    3. Akankah selalu Marko Simic?

    Marko Simic selalu jadi andalan Persija dalam mencetak gol. Hingga pekan ke-14, bomber asal Kroasia ini sudah menceploskan 10 gol dalam 10 pertandingan. Ia hanya kalah dua gol dari penyerang Persela Lamongan yang jadi top skor sementara, Alex dos Santos.

    Torehan Simic itu meliputi 80 persen lebih dari total produktivitas gol tim Macan Kemayoran. Persija sejauh ini baru mencetak 12 gol. Namun, Pelatih Persija, Julio Banuelos, membantah timnya sangat bergantung dengan Simic.

    “Tentunya sangat bagus dia selalu mencetak gol. Namun sekali lagi Simic tajam karena kerja sama tim. Saat ini yang terpenting kerja sama tim bukan hanya Simic seorang,” kata dia seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    4. Lawan enteng bagi Kalteng Putra?

    Pelatih Kalteng Putra, Gomes de Oliviera tak mau meremehkan Persija. Menurut dia, Macan Kemayoran akan memberikan perlawanan sengit apalagi tampil di hadapan pendukung sendiri. Ia mengatakan Persija tetap kuat walau posisi di klasemen sedang berada di bawah.

    Pelatih asal Brasil ini mewaspadai Persija mengingat kualitas individu tim asuhan Julio Banuelos bisa merepotkan timnya. "Saya tahu Persija tim besar, suporternya luar biasa dan mereka tampil dengan motivasi tinggi. Memang keadaan Persija kurang baik, dan itu terlihat di klasemen. Tapi secara tim, mereka bagus dan punya banyak pemain berkualitas," kata dia.

    4. Siapa akan menang?

    Kedua tim baru bertemu sekali, di turnamen pramusim Piala Presiden, 28 Maret 2019. Kalteng Putra saat itu menang adu penalti 4-3.

    Persija sendiri memiliki catatan kandang yang cukup bagus dan belum terkalahkan dalam empat laga, meski baru sekali menang. Sedangkan Kalteng Putra hanya bisa menang dua kali dalam 7 lawatannya ke kandang lawan.

    Data-data di atas menunjukkan, Persija Jakarta berpeluang besar untuk menang di laga ini. Apalagi mereka terus menunjukkan tren positif dengan meraih tiga hasil seri dalam laga terakhirnya.

    LIGA INDONESIA | PERSIJA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.