Minggu, 15 September 2019

Liga 1: Persib Ditahan Badak Lampung 1-1, Robert Alberts Berang

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

    Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih kepala Persib Bandung Robert Alberts berang karena timnya gagal menuntaskan banyak peluang sehingga hanya bisa meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Perseru Badak Lampung di Stadion Sumpah Pemuda PKOR Way Halim, Bandarlampung, Minggu.

    "Saya marah kepada tim karena memang seharusnya kita bisa unggul dan bisa menciptakan satu atau dua gol lagi. Saya tidak pernah merasa seperti ini sebelumnya," katanya dalam jumpa pers seusai laga.

    Menurut dia, Persib seharusnya bisa memasukkan lebih dari satu gol pada pertandingan tersebut dan memenangkan pertandingan melawan Perseru-Badak Lampung.

    Alberts pun mengomentari pertambahan waktu yang diberikan oleh wasit di babak kedua yang dianggapnya terlalu sebentar.

    "Seharusnya pertambahan waktunya 10 menit bukan 5 menit, karena pertandingan tadi banyak terhenti," kata dia.

    Mantan pelatih PSM Makassar tersebut juga menyayangkan kesalahan tak perlu yang dilakukan para pemainnya sehingga Persib kebobolan pada menit-menit awal.

    "Tiga pemain kami membuat kesalahan sehingga terjadi kemelut dan mereka mampu memanfaatkannya menjadi gol," jelas dia.

    Kapten Persib Supardi Natsir mengaku hasil imbang di luar dugaan sebab timnya menarget tiga poin penuh dari markas Badak Lampung.

    "Kita harus tetap bersyukur meski hasil malam ini tidak sempurna, walaupun misi kami kemari untuk menuai hasil penuh," kata dia.

    Raihan satu poin tambahan membuat Persib tertahan di urutan ke-12 klasemen dengan koleksi 16 poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.