Jadwal Persib Bandung: Hadapi PSS, Laga Perpisahan Bojan Malisic

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bojan Malisic (persib.co.id)

    Bojan Malisic (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Bek asing Persib Bandung, Bojan Malisic, tengah menjalani masa-masa terakhirnya bersama klub Liga 1 tersebut. Pemain asal Serbia itu sudah dipastikan akan didepak pada putaran kedua nanti.

    Pertandingan pekan ke-17, menghadapi PSS Sleman di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, 30 Agustus 2019, akan menjadi kiprah terakhir Mali bersama Maung Bandung. Setelah itu ia harus berusaha mencari pelabuhan baru.

    Bek berusia 34 tahun itu mengaku saat ini merasa campur aduk. Menurutnya, tak mudah harus meninggalkan klub pertamanya di Indonesia yang memberikan banyak kesan bagi seorang Mali.

    "Ya, saya senang sempat membela klub besar yang memiliki fans sangat besar di Indonesia. Nyaris dua musim ini sangat luar biasa. Tapi, inilah sepak bola. Ini normal terjadi," ujar bek bernomor punggung 4 ini.

    Ia melanjutkan, "Satu pertandingan lagi. Saya akan selalu ingat semua tentang Bandung."

    Mali tak lupa mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk semua pihak yang telah memberikan dukungan selama ini. "Banyak yang mengirimkan pesan singkat melalui Instagram ataupun WhatsApp setelah tahu kabar saya berakhir di sini. Semua memberikan dukungan. Itulah yang membuat saya bersemangat hingga saat ini," kata dia.

    Mali menjadi satu dari tiga pemain asing yang diputuskan untuk didepak Persib. Mereka dianggap kurang memberikan kontribusi, sehingga diputuskan diganti dengan tiga pemain asing lain.

    Persib gagal menang dalam tujuh laga terakhirnya dan kini hanya menempati posisi ke-12 klasemen dengan nilai 16 dari 16 laga.

    Selanjutnya: hasil lengkap dan jadwal sisa Persib di putaran pertama Liga 1


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?