Liga 1: PSS Sleman Waspadai Kebangkitan Persib Bandung

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PSS Sleman. (liga-indonesia.id)

    PSS Sleman. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menginstruksikan anak asuhnya tampil dengan kemewaspadaan penuh saat menjalani laga penutup putaran pertama Liga 1 2019 melawan Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Meski Elang Jawa memiliki peringkat klasemen lebih baik di banding Maung Bandung, Seto menganggap hal itu bukan jaminan serta alasan untuk meremehkan tim besutan Robert Rene Alberts tersebut.

    "Persib tetaplah tim yang kuat dan perlu diwaspadai penuh. Peringkat klasemen bukanlah jaminan karena bagaimanapun kualitas setiap tim Liga 1 hampir sama kuat," ujar Seto 27 Agustus 2019.

    PSS Sleman sendiri saat ini menduduki peringkat lima sedangkan Persib di peringkat 12 klasemen sementara Liga 1 2019.

    Seto mencontohkan jika peringkat klasemen bukan jaminan melihat laga Persela Lamongan kala menjamu PS Tira Persikabo (25/8) lalu.

    Saat itu meski peringkat klasemen Persela terpaut jauh dengan PS Tira yang bertahan lama di papan atas, toh anak asuh Nil Maizar malah berpesta gol dan menang telak atas PS Tira dengan skor 6-1.

    Dari catatan pertandingan PSS Sleman memang dinaungi tren positif dibanding Persib Bandung. Ini terlihat dari enam laga terakhir, PSS hanya sekali kalah yakni saat menjamu PSIS Semarang (17 Juli) lalu.

    Sedangkan Maung Bandung dari tujuh laga terakhir belum pernah memetik poin penuh karena mengalami empat kali kekalahan dan tiga seri. Namun, Seto menilai Persib tetaplah tim yang memiliki materi pemain bagus.

    Menghadapi Persib yang diselimuti tren negatif, Seto tak ambil pusing dan tetap meminta anak asuhnya mewaspadai kebangkitan skuad Robert Rene Alberts tersebut. Apalagi laga ini menjadi laga pamungkas bagi PSS Sleman di putaran pertama Liga 1 2019.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?