Persib Vs PSS Sleman, Maung Waspadai Kekuatan Mental Elang Jawa

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PSS Sleman. (liga-indonesia.id)

    PSS Sleman. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, JakartaPersib Bandung akan mewaspadai kekuatan mental para pemain PSS Sleman saat bertemu dalam pertandingan terakhir putaran pertama Liga 1 di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Jumat, 30 Agustus 2019.

    Kekuatan mental pemain PSS itu terbukti pada pertandingan sebelumnya. Mereka mampu mengalahkan PSM Makassar dengan skor 3-2 setelah sempat ketinggalan dua gol.

    Pelatih Persib, Robert Alberts, mengatakan bahwa mentalitas PS Sleman patut diacungi jempol. Permainan agresif tak kenal lelah dan menyerah adalah poin penting lawannya bisa meraih hasil bagus.

    "Mereka banyak mendapat hasil positif karena bermain dengan sangat agresif dan mereka tim yang punya mental sulit menyerah. Mereka mendapat hasil bagus di laga sebelumnya karena sikap itu dan bermain dengan agresif," papar pelatih asal Belanda tersebut seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    Akan tetapi Persib akan mencoba meredam itu dan memaksimalkan segala peluang. Menurut Robertt, timnya tak boleh mengulangi kesalahan. Apalagi selama ini Persib selalu lemah ketika memulai dan menyudahi laga karena kehilangan fokus.

    "Jadi kami tahu mereka bisa bermain bagus hingga menit terakhir dan kami harus siap secara tim, kami harus berjuang sejak laga dimulai hingga selesai," katanya.

    Poin tiga sangat penting untuk Persib. Andai itu bisa didapat akan jadi modal untuk melanjutkan musim pada putaran kedua dengan motivasi dan semangat yang lebih baik. "Kami harus melakukan itu untuk meraih kemenangan, karena target kami sangat jelas mendapat tiga poin," ungkapnya.

    Persib Bandung saat ini menghuni Posisi ke-12 klasemen dengan nilai 16 dari 16 laga. PSS Sleman di posisi keenam dengan nilai 24 dari 16 laga.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?