Semen Padang FC Tak Berdaya Tanpa Karl Max, Ini Penjelasan Weli

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Semen Padang FC, Karl Max Barthelemy (tengah). lliga-indonesia.id

    Pemain Semen Padang FC, Karl Max Barthelemy (tengah). lliga-indonesia.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Ambisi Semen Padang FC untuk melanjutkan tren positif pada pertandingan di kandang gagal. Klub berjuluk Kabau Sirah ini dikalahkan Barito Putera 3-2 pada laga pekan ke-17 Shopee Liga 1 2019 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu, 1 September.

    Dua gol tuan rumah diborong sang kapten Irsyad Maulana. Sedangkan tiga gol tim tamu dipersembahkan Kosuke Uchida, Paulo Sitanggang, dan Rafael Silva.

    Pada dua pertandingan sebelumnya, klub Urang Awak ini selalu meraih tiga poin jika bermain di hadapan publik sendiri, yaitu mengalahkan PSIS Semarang 1-0 dan menekuk Persela Lamongan 2-0.

    Alhasil tanpa poin membuat Irsyad Maulana dan kawan-kawan harus tertahan di dasar klasemen sementara dengan koleksi 11 poin. Namun, pelatih Semen Padang, Weliansyah punya alasan tersendiri atas hasil minor anak didiknya.

    Menurut Weli, sapaan akrabnya, salah satu faktor kesebelasan Ranah Minang kehilangan tiga poin karena bermain tanpa penyerang  utama. Satu-satunya penyerang tersisa, Karl Max Barthelemy, tak bisa tampil, karena memperkuat tim nasional Chad. 

    Sebelumnya Riski Novriansyah lebih dulu angkat kaki. Riski memilih pulang kampung memperkuat Aceh Babel United FC di ajang Liga 2.

    "Tidak dapat kita pungkiri kehilangan Karl Max membuat lini depan kita sedikit kurang tajam. Kita tidak bisa memainkan dia karena harus pulang ke negaranya untuk membela timnasnya," ujar Weli.

    Diakui Weli peran Karl Max cukup besar. Apalagi pada beberapa laga terakhir performa Karl Max kian menanjak.

    "Tanpa striker, kita memang sangat sulit, tapi kita mampu mengimbangi permainan Barito Putera," kata mantan asisten pelatih Semen Padang ini.

    Ditambahkan Weli anak didiknya sejatinya mendominasi pertandingan, terutama pada babak pertama. Namun, setelah kebobolan dua gol, mental Irsyad Maulana dan kawan-kawan jatuh.

    Karena itu dalam catatan Weli, penyelesaian akhir menjadi evaluasi ke depan. "Tadi banyak peluang tapi tidak gol. Tentu ini jadi catatan khusus kita untuk hadapi laga berikut," jelasnya.

    Pada putaran kedua, Semen Padang FC akan menjamu PS Sleman, Sabtu, 14 September 2019. "Ada banyak waktu untuk persiapan. Kita berharap bisa lebih maksimal hadapi putaran kedua," kata Weli.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?