Striker PSS Sleman Optimistis Bertahan di Timnas U-23

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Pelatih Timnas U-23, Indra Sjafri, memimpin latihan persiapan SEA Games 2019 di Yogyakarta, Selasa, 3 September 2019. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pelatih Timnas U-23 Indonesia, Indra Sjafri, telah membentuk kerangka awal tim yang akan dibawa ke SEA Games 2019. Sebanyak 30 pemain sudah berkumpul dan melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta. 

    Salah satu pemain yang dipanggil Indra ialah pemain muda PSS Sleman Irkham Zahrul Mila dan Sidik Saimima. Keduanya merupakan wajah baru di tim Garuda Muda. 

    Mila mengatakan siap bersaing dengan pemain lainnya untuk mendapatkan tempat utama di Timnas U-23. "Harus optimistis (lolos). Saya ingin lolos, tapi lihat saja setiap latihan nanti," ujar Mila saat ditemui di sela latihan, kemarin. 

    Striker PSS Sleman itu menyatakan salah satu modal utama agar bisa bersaing dengan pemain lainnya ialah kondisi fisiknya yang bugar. Menurut dia, saat ini staminanya benar-benar bugar. Di sisi lain, pemain kelahiran 2 Mei 1998 itu tidak kesulitan mengikuti program latihan yang diterapkan Indra Sjafri. "Saya menikmati apapun materi dari coach Indra," ujarnya.

    Mila menilai metode latihan yang diterapkan di Timnas U-23 tidak jauh berbeda dengan di klub. Ia mengatakan pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiyantoro, banyak memberikan materi soal bola-bola pendek. "Jadi sudah terbiasa dengan sistem itu," sebut dia.  

    Bersama PSS Sleman, Mila sudah bermain 12 kali di Liga 1 Indonesia. Ia berhasil mencetak gol saat PSS bertemu Madura United, Juli lalu.

    Lebih lanjut, Timnas U-23 akan mengikuti turnamen trofeo dalam rangka memperingati hari jadi PSIM Yogyakarta. Ada tiga tim yang bertanding, yakni Timnas U-23, PSIM Yogyakarta, dan Bali United. Turnamen ini merupakan bagian dari persiapan Timnas U-23 menuju SEA Games 2019

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?