Transfer Gagal, Neymar dan Barcelona Malah Saling Gugat

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Paris Saint-Germaine memecahkan rekor pemain termahal di dunia dengan memboyong Neymar Jr dari Barcelona pada Agustus lalu. PSG mengeluarkan uang untuk memboyong penyerang asal Brasil itu senilai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. REUTERS/Gonzalo Fuentes

    Paris Saint-Germaine memecahkan rekor pemain termahal di dunia dengan memboyong Neymar Jr dari Barcelona pada Agustus lalu. PSG mengeluarkan uang untuk memboyong penyerang asal Brasil itu senilai 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. REUTERS/Gonzalo Fuentes

    TEMPO.CO, Jakarta - Drama bursa transfer antara Neymar, Paris Saint-Germain dan Barcelona sudah berakhir. Striker asal Brasil itu setidaknya hingga bursa transfer jilid dua tidak akan kemana-mana alias masih bermain untuk PSG.

    Namun bagi Neymar dan Barcelona nampaknya ada drama baru lainnya. Kedua belah pihak disebutkan telah saling gugat di pengadilan. Situs The Sun melaporkan, Neymar menuntut Klub Catalan itu untuk membayar sisa bonus sebesar 24 juta poundsterling sesaat sebelum transfer kepindahan ke PSG Agustus 2017.

    Tercatat nilai transfer Neymar dari Barcelona ke PSG mencapai 198 juta pounds. Sementara Barcelona menggugat Neymar sebesar 68 juta pound karena gagal menghormati kesepakatan transfer. Keduanya disebutkan akan saling berhadapan di pengadilan Barcelona pada 27 September.

    Awal mula gugatan Neymar ialah saat Barcelona menjanjikan akan menerima bonus lebih dari 36 juta pounds karena menyetujui kepindahan ke PSG. Namun ia mengklaim Barca baru memberikan 12 juta pounds dan menolak membayar sisanya. Pemain berusia 27 tahun itu pun menagih sisanya ditambah bunga sebesar 10 persen.

    Sementara klaim dari Barcelona, gugatan muncul karena klub meyakini Neymar memiliki utang sebesar 68 juta pounds. Utang itu disebut ada pada kontrak yang dituding tak dibaca oleh Neymar.

    Sengkarut tudingan itu sudah masuk ke pengadilan namun mengalami penundaan pembahasan. Di sisi lain, Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi sudah menyatakan sikap tak akan memberikan bukti ihwal proses transfer yang sudah berjalan antara klubnya dengan Barcelona.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?