Indonesia Vs Malaysia: Markus Horison Soroti Lini Pertahanan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa. ANTARA/Sigid Kurniawan

    Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan kiper Timnas Indonesia, Markus Horison, memprediksi Indonesia akan berinisiatif menyerang Malaysia lebih dulu di laga perdana Kualifikasi Piala Dunia 2022. Ia pun mengingatkan kepada barisan pertahanan Indonesia untuk mewaspadai serangan balik dari Malaysia. 

    Menurut dia, tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Indonesia akan berupaya mencetak gol lebih dulu.  "Timnas pasti akan lakukan serangan dari menit awal untuk ciptakan gol, tetapi harus tetap waspada (dengan serangan balik)," ujar Markus saat dihubungi Tempo, Kamis, 5 September 2019.

    Mengenai serangan balik dari Harimau Malaya, Markus memberikan pesan khusus kepada kiper utama Indonesia Andritany Ardhiyasa. Ia mengingatkan kiper Persija Jakarta itu harus tetap fokus sampai peluit akhir tanda pertandingan berakhir. 

    "Harus tetap konsentrasi selama 90 menit, Insyaallah saya yakin dia (Andritany Ardhiyasa) bisa ngawal gawang Timnas tidak kebobolan," kata Markus.

    Ia pun berharap Timnas Indonesia bisa meraih kemenangan. Menurut dia, kemenangan dari Malaysia penting untuk memudahkan jalan Indonesia di laga kedua melawan Thailand. "Semoga mendapatkan hasil yang baik. Semoga menang," tutur Markus.

    Markus merupakan kiper utama Timnas Indonesia kala bermain di Piala AFF 2010. Ia juga menjadi andalan Indonesia saat menghadapi Malaysia di final Piala AFF 2010. Sayang di laga final Indonesia kalah dari Malaysia.   

    Pertandingan Indonesia vs Malaysia akan dimulai pukul 19.30 WIB. Duel Kualifikasi Piala Dunia 2022 ini akan disiarkan secara langsung oleh Mola TV dan TVRI. Laga kandang juga bakal dilakoni Tim Merah Putih menghadapi Thailand pada 10 September 2019. Di Grup G Zona Asia, selain dengan Malaysia dan Thailand, Indonesia juga akan menghadapi Vietnam dan Uni Emirat Arab.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.