Kena Masalah Gender di Atletik, Semenya Putuskan Jadi Pemain Bola

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelari Caster Semenya asal Afrika Selatan tampak melamun sembari mencium kalung salibnya saat merayakan kemenangannya pada nomor 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik, London, Inggris, 10 Agustus 2017. Berbeda dengan ekspresi para atlet lainnya, Caster tampak melamun. REUTERS/Phil Noble

    Pelari Caster Semenya asal Afrika Selatan tampak melamun sembari mencium kalung salibnya saat merayakan kemenangannya pada nomor 800 meter putri di Kejuaraan Dunia Atletik, London, Inggris, 10 Agustus 2017. Berbeda dengan ekspresi para atlet lainnya, Caster tampak melamun. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, JakartaCaster Semenya, sosok kontroversial dunia atletik, kembali membuat sensasi dengan bergabung ke klub sepak bola di Afrika Selatan. Ia akan beralih dari atlet cabang atletik menjadi atlet sepak bola.

    Semenya, 28 tahun, adalah wanita berprestasi di lintasan atletik. Ia merebut emas nomor lari 800 meter di Olimpiade 2012 dan 2018. Ia juga menjadi yang terbaik di nomor sama dalam tiga kejuaraan dunia: 2009, 2011, dan 2017.

    Namun, sejak awal statusnya sebagai wanita selalu diragukan. Performanya yang terpaut jauh dari para pesaingnya, juga tampilannya yang maskulin membuat dia kerap diprotes lawan. Ia pun beberapa kali harus melakukan tes gender karena protes itu, termasuk setelah menjadi juara dunia 2009.

    Hasil tesnya kala itu tak pernah dipublikasikan. Tapi, bocoran yang muncul menyebutkan dia memiliki hormon testosteron lebih tinggi dari kebanyakan atlet wanita.

    Caster Semenya. REUTERS/Max Rossi

    Pada Juli 2010, badan atletik dunia (IAAF) menyatakan Semenya telah lulus tes sehingga berhak mengikuti kompetisi. Ia pun kembali mendominasi.

    Tapi, pada 2018 IAAF membuat perubahan aturan soal gender. Mereka menekankan bahwa wanita yang memiliki level testosteron di atas normal harus mengkonsumsi obat untuk menurunkannya, atau mereka tak akan diizinkan berkompetisi.

    Semenya pun terkena aturan ini dan tak bisa berlomba. Ia melakukan banding ke Badan Arbitrase Olahraga dunia, namun kalah. Ia hingga kini masih terkena sanksi itu dan tak bisa berlomba di arena atletik dunia.

    Seraya terus melakukan upaya hukum, ia ternyata juga mengambil langkah mengejutkan. Semenya memutuskan mencoba peruntungan di dunia sepak bola.

    Smenya baru saja bergabung dengan klub sepak bola wanita asal Afrika Selatan, JVW. Ia pun sudah menandatangani kontrak untuk bermain mulai 2020, karena musim ini bursa transfer sudah tutup.

    "Saya berterima kasih atas kesempatan ini dan saya menghargai cinta dan dukungan yang sudah saya dapatkan dari tim," kata Semenya dalam sebuah pernyataan, Kamis.

    Ia antusias untuk segera berlatih dan bermain bersama rekan setimnya. "Saya menantikan perjalanan baru ini, dan mudah-mudahan saya dapat berkontribusi sebanyak mungkin kepada klub," kata Caster Semenya.

    THE SOUTH AFRICAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.