Bursa Transfer Liga 1: Bhayangkara FC Datangkan Bruno Matos

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta Bruno Matos (tengah) berebut bola dengan pemain Persib Bandung Hariono (kanan) dan Esteban Gabriel Vizcara (kiri) pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019. Persija Jakarta dan Persib Bandung hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1 dalam lanjutan Liga 1 pekan kedelapan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Pemain Persija Jakarta Bruno Matos (tengah) berebut bola dengan pemain Persib Bandung Hariono (kanan) dan Esteban Gabriel Vizcara (kiri) pada laga lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu, 10 Juli 2019. Persija Jakarta dan Persib Bandung hanya mampu bermain imbang dengan skor 1-1 dalam lanjutan Liga 1 pekan kedelapan. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Bhayangkara FC menambah kekuatan dengan mendatangkan eks gelandang Persija Jakarta, Bruno Matos. Pemain asal Brasil itu bakal menjadi andalan tim di putaran kedua Shopee Liga 1 2019.

    Sebelumnya, Bruno Matos dilepas Persija karena tidak masuk rencana Julio Banuelos di putaran kedua. Sebagai gantinya, Persija memboyong gelandang asal Spanyol, Joan Tomas.

    Menurut manajer Bhayangkara FC, AKBP Sumardji, Bruno Matos sudah didaftarkan sebagai pemain baru Bhayangkara FC ke PT Liga Indonesia Baru (LIB).

    "Ya, Bruno Matos sudah resmi ke Bhayangkara FC," kata Sumardji mengenai status Bruno Matos.

    Nantinya, Bruno Matos akan menggantikan posisi gelandang Flavio Beck Junior yang dicoret bersama dengan Ramiro Fergonzi. Selain Matos, striker Hedipo Gustavo juga akan bergabung dengan The Guardians.

    Sebagai kompensasi perekrutan Matos ke Persija, Bhayangkara FC bakal menyerahkan satu pemainnya ke tim Ibu Kota. Pemain tersebut adalah Rachmad Hidayat.

    Bhayangkara FC saat ini menempati posisi ke-11 klasemen Liga 1 dengan nilai 18 dari 17 laga.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.