Minggu, 15 September 2019

SEA Games 2019: Wajah Baru di Timnas U-23 Tampil Mengesankan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas U-23 menjalani pemusatan latihan perdana di Lapangan Yogyakarta International School (YIS) di Yogya untuk seleksi sekaligus persiapan Sea Games 2019 pada Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Pemain timnas U-23 menjalani pemusatan latihan perdana di Lapangan Yogyakarta International School (YIS) di Yogya untuk seleksi sekaligus persiapan Sea Games 2019 pada Senin, 26 Agustus 2019. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO. CO, Yogyakarta - Sejumlah pemain baru di skuad Timnas U-23 besutan Indra Sjafri ikut diturunkan dalam laga persahabatan bertajuk Trofeo Hamengku Buwono X di Stadion Mandala Krida Yogya Ahad 8 September 2019.

    Indra antara lain memasang Irkham Mila dari PSS Sleman, Dodi Alexvan Djin dari Persik Kediri, juga Kadek Agung dari Bali United. Mereka menjadi starter dalam laga yang mempertemukan Timnas U-23 dengan Bali United dan PSIM Yogya itu.

    Indra mengaku senang dengan performa sejumlah pemain anyar yang baru bergabung dalam timnas yang dipersiapkan untuk Sea Games 2019 itu. "Semua pemain, seperti Irkham Mila (yang baru masuk Timnas U-23) dan lainnya itu punya kesempatan sama terpilih menjadi bagian 20 pemain inti SEA Games dari 40 pemain yang didaftarkan," ujar Indra usai laga trofeo itu.

    Indra menegaskan bahwa dari 40 pemain yang bersaing demi masuk skuad inti SEA Games, di dalamnya termasuk lima orang pemain senior, pemain yang bermain di klub luar negeri, lima kiper, dan pemain berusia di bawah 23 yang masih dipertahankan.

    Namun Indra tak menjamin apakah kuota pemain senior benar benar akan dipakainya untuk menggenapi skuad inti timnas dalam SEA Games nanti. "Soal pemain senior, kalau memang ingin (butuh) baru kami masukkan," ujarnya.

    Walaupun dalam laga persahabatan itu wajah wajah lama seperti M.Rafli, Bagas Adi, dan Sany Rizky masih menjadi algojo yang menjebol gawang lawan, namun Indra menyebut pemain anyar tak kalah berkualitas. Hanya butuh dipoles sedikit.

    "Makanya kami berharap saat mereka kembali ke klub, bisa lebih sering diberi jam terbang. Karena terbukti mereka yang sering diberi kesempatan main berkualitas, itu kerja keras klub untuk menyumbang pemain bagus di timnas," ujarnya.

    Indra menuturkan untuk menggenapi skuad Timnas dalam SEA Games, akan segera mencari kepastian soal beberapa pemain yang masih bermain di klub luar negeri. "Seperti Saddil Ramdani (yang kini bermain untuk klub Malaysia, Pahang FA), apakah nanti diberi ijin oleh klubnya, akan kita lihat," ujarnya.

    Indra dalam menentukan 20 pemain pada SEA Games ini menegaskan hanya akan membawa pemain yang dinilai benar benar siap mental, fisik dan kemampuan bermain di lebih satu posisi. Hal ini untuk antisipasi jika Indonesia masuk dalam grup enam yang durasi laganya sangat padat dan bakal amat melelahkan.

    Sebab dalam babak grup SEA Games 2019 itu, Timnas U-23 Indonesia harus bermain lima kali pertemuan dalam durasi waktu sembilan hari saja. Melihat tantangan itu, Indra pun mengisyaratkan cenderung menggunakan pemain berusia muda atau setidaknya di bawah usia 23 tahun. "Anda bisa tebak, dengan kondisi (laga padat) itu, pemain usia berapa yang akan dibawa," ujarnya.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.