Minggu, 15 September 2019

Liga 1: Jelang Jamu Borneo FC, Tiga Pemain Teras Arema FC Cedera

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Muhammad Rafli, pemain Timnas U-23 dari Arema FC (PSSI.org)

    Muhammad Rafli, pemain Timnas U-23 dari Arema FC (PSSI.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga pemain Arema FC mengalami cedera menjelang laga melawan Borneo FC pada pekan ke-18 Shopee Liga 1 2019, Jumat 13 September. Tiga pemain tersebut tidak berlatih pada hari Selasa sore, yakni Muhammad Rafli, Ricky Kayame, dan Arthur Cunha. Khusus untuk Rafli, dia mengalami cedera ketika bermain untuk Timnas Indonesia U-23 di Trofeo Hamengkubuwono X 2019.

    "Rafli mengalami cedera, ketika dia mencetak gol ketiga lalu dia jatuh. Dia salah posisi dan ada cedera. Mungkin butuh waktu dua atau tiga hari," ucap pelatih Arema FC, Milomir Seslija.

    Sedangkan Arthur dan Kayame mengalami cedera ketika latihan. Menurut Milo, Arthur mengalami cedera yang mirip dengan Rafli. Dia salah gerakan ketika latihan penyelesaian akhir  sehingga ada otot yang bermasalah. "Kalau Kayame dia mengalami satu benturan yang keras, dia masih merasa sakit," kata Milo.

    Milo juga membantah jika cedera ini terkait dengan latihan fisik berat yang digelar Arema. Sebab, Arema FC memang berlatih keras dalam beberapa hari terakhir termasuk latihan fisik di Pantai Balekambang.

    Di balik rangkaian kabar buruk yang diterima Arema FC, Milo punya satu kabar baik. Kondisi Dedik Setiawan sudah mulai pulih. Sang penyerang bahkan diprediksi sudah siap untuk melawan Borneo FC meski belum memungkinkan bermain selama 90 menit.

    "Dedik sudah siap dan saya pikir dia dalam kondisi yang baik. Saya rasa dia bisa bermain untuk 15 atau 20 menit dulu," kata Milomir Seslija.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.