Persib Bandung Kini Dibebani Target Finis Kelima di Liga 1 2019

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

    Persib Bandung. (instagram/@persib_official)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajemen Persib Bandung menargetkan bisa masuk lima besar pada klasemen akhir Shopee Liga 1 Indonesia 2019. Target itu ditetapkan setelah mereka finis ke-10 pada paruh musim dan melakukan perombakan besar-besaran dalam skuadnya.

    "Lima besar targetnya, mudah-mudahan tercapai," ujar manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, Rabu.

    Persib Bandung telah melepas dan mendatangkan banyak pemain dalam bursa transfer paruh pertama atas hasil evaluasi manajemen dan pelatih.

    Tiga pemain asing mereka, yakni Rene Mihelic, Bojan Malisic, Artur Gevorkyan dilepas karena dianggap tidak mampu membawa Maung Bandung berada di papan atas klasemen.

    Sebagai penggantinya, Nick Kuipers (ADO Den Haag), Omid Nazari (Ceres Negros), Kevin van Kippersluis (SC Cambuur) didatangkan untuk mengisi slot yang ditinggalkan.

    "Kita suplai dengan tiga pemain ini mudah-mudahan akan lebih baik lagi. Mudah-mudahan masih bisa diselamatkan di posisi lima," kata Umuh.

    Selain tiga pemain asing, Persib juga meminjamkan sejumlah pemain lokal, di antaranya Saepuloh Maulana (Perseru Badak Lampung), Muchlis Hadi Ning (Blitar United), Wildan Ramdhani (Blitar United), Agung Mulyadi, Puja Abdillah (Blitar United).

    Dhika Bayangkara (PSS Sleman), Alfeandra Dewangga (timnas U-18), Ilham Qolba (Persib U-20), Mario Jardel (Persib U-20) didatangkan untuk menambah kekuatan tim.

    Dengan hadirnya para pemain baru ini, Umuh berharap penampilan Persib terus membaik untuk ke depannya dalam mengarungi putaran kedua Liga 1. "Kelemahannya tidak kompak, kurang kompak, mudah-mudahan sekarang datang pemain baru ada penyegaran," kata dia.

    Pada laga berikutnya, Persib akan menjalani partai perdana putaran kedua Liga 1 dengan bertandang ke Tira Persikabo. Laga ini akan digelar di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor pada 14 September mendatang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.