BJ Habibie Meninggal, Borneo FC Ikut Berduka

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Timnas U-19, Rafid Habibie usai mengikuti latihan rekondisi pasca libur Lebaran di Kuta, Bali, 5 Juli 2017. Bersama 3 pemain Indonesia lainnya yang bermain di Spanyol dan Italia ia terpilih untuk mengikuti periapan Piala AFF U-19. Johannes P. Christo untuk TEMPO

    Pemain Timnas U-19, Rafid Habibie usai mengikuti latihan rekondisi pasca libur Lebaran di Kuta, Bali, 5 Juli 2017. Bersama 3 pemain Indonesia lainnya yang bermain di Spanyol dan Italia ia terpilih untuk mengikuti periapan Piala AFF U-19. Johannes P. Christo untuk TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Liga 1 Borneo FC ikut berduka atas meninggalnya BJ Habibie. Kabar duka itu disampaikan oleh Presiden Klub Borneo FC Nabil Husein Said. 

    "Kami segenap keluarga besar Borneo FC turut berbela sungkawa atas meninggalnya BJ Habibie petang ini. Sebuah kehilangan besar bagi masyarakat Indonesia tentang bagaimana kontribusi dia terhadap negeri ini," tutur Nabil.

    Tak hanya itu, klub juga mengizinkan cucu almarhum B.J. Habibie, Mochamad Rafid Habibie, untuk pulang ke kediaman keluarganya. Hal itu dilakukan setelah ia mendengar kabar BJ Habibie meninggal pada Rabu petang, 11 September 2019.

    "Dia kami izinkan untuk pulang malam ini agar bisa berkumpul dengan keluarga. Kalau kondisi dia sudah tenang, dia bisa kembali ke Borneo FC," kata Presiden klub Nabil Husein Said.

    Kehadiran Rafid di Borneo FC saat ini karena sang pemain sedang menjalani trial. Ia baru bergabung dengan klub penghuni peringkat keenam di Liga 1 itu hari ini.

    Menurut Said, Rafid telah melahap menu latihan yang disodorkan pelatih Mario Gomez pada latihan di Lapangan Kusuma Agrowisata, Malang, Jawa Timur. Namun kabar duka mengenai wafatnya Presiden Indonesia ketiga ini pada petang hari membuat klub itu diliputi suasana berkabung.

    Sebelum makan malam, Said memimpin tim untuk mengucapkan turut berbela sungkawa dan berdoa bersama untuk BJ Habibie.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.