Minggu, 15 September 2019

Ronaldo, Sang Raja Gol di Kualifikasi Euro 2020

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Ahad lalu, Robbie Keane—eks pemain tim nasional Republik Irlandia—meledek Cristiano Ronaldo, 34 tahun. Saat hendak turun main melawan Serbia, di akun Instagram-nya, Keane menyebutkan 20 gol yang telah dicetaknya dalam babak kualifikasi Piala Eropa.

    Buat Keane, itu tidak ada apa-apanya. Dia—selama membela negerinya—telah mencetak gol lebih banyak daripada eks pemain Real Madrid itu, yakni dengan 23 gol.

    “Saya pikir Anda memiliki rekor yang cukup banyak,” demikian Kean menulis, yang memuat koleksi gol di antara keduanya. Tak hanya itu, Keane memajang emoji tertawa geli.

    Ronaldo tak menanggapi unggahan itu. Sebiji gol yang dicetaknya saat melawan Serbia, Ahad lalu, tetap membuat Keane menjadi yang paling hebat.

    Namun, kemarin dinihari, saat berlaga melawan Lituania dalam babak kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup B di Stadion LFF Vilnius, dia memberangus rekor yang menjadi kebanggaan Keane.

    Dalam laga yang dimenangi Portugal dengan skor 5-1, Ronaldo mencetak empat gol. Walhasil, dia membuat rekor baru, yakni 25 gol atau unggul dua gol dibanding koleksi milik eks pemain Tottenham Hotspur itu.

    Keane sendiri tak mungkin mengejarnya. Lelaki 39 tahun itu sudah pensiun dan kini memulai karier sebagai asisten pelatih tim nasional Republik Irlandia.

    Keane pun tak bicara lagi soal gol-gol itu. Instagram-nya juga bungkam soal pencapaian Ronaldo tersebut.

    Ronaldo tentu senang atas gol-golnya itu. Selain menjadi rekor dalam kualifikasi Eropa, hat-trick-nya ini menjadi yang kedelapan bersama tim nasional Portugal. Kini, total koleksi gol untuk negerinya mencapai angka 93.

    Jumlah gol sebanyak itu juga menajamkan rekor top scorer sepanjang masa untuk negara-negara Eropa. Adapun untuk menjadi yang terbaik di dunia, dia masih perlu 16 gol untuk melewati koleksi gol milik pemain Iran, Ali Daei, yang mengumpulkan 109 gol untuk negerinya.

    Namun, bagi eks pemain Manchester United itu, koleksi gol dan rekor-rekor tersebut tidaklah penting. Bagaimanapun, sepak bola adalah permainan tim. Semua yang dia lakukan adalah untuk tim semata.

    “Saya sangat senang atas gol-gol ini. Namun yang harus kami lakukan adalah kami terus melakukan hal seperti ini,” katanya.

    Dua kemenangan itu tentu sangat penting artinya. Kini, Portugal berada di posisi runner-up Grup B.

    Seperti kata Ronaldo, tim asuhan Fernando Santos harus mempertahankan posisi ini untuk langsung melaju ke babak final Piala Eropa tahun depan.

    BBC | MIRROR | IRFAN B.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.