Minggu, 15 September 2019

Main di Kandang Kalteng Putra, Persebaya Surabaya Main Strategi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wolfgang Pikal melatih Persebaya Surabaya. instagram.com/officialpersebaya

    Wolfgang Pikal melatih Persebaya Surabaya. instagram.com/officialpersebaya

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya bertekad mengalahkan tuan rumah Kalteng Putra dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, Jumat, 13 September 2019. Asisten pelatih Persebaya, Wolfgang Pikal, mengatakan timnya sudah menyiapkan strategi khusus.

    “Mereka memang tangguh di depan pendukungnya. Tetapi kami punya rencana untuk mengalahkan mereka. Kami punya cara khusus untuk memenuhi target tersebut,” kata Pikal dalam sesi jumpa pers pagi tadi, Kamis, 12 September 2019, seperti dikutip dari laman resmi klub.

    Pikal menilai tim berjulukan Laskar Isen Mulang tersebut sulit dikalahkan ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Buktinya, anak asuhan pelatih Gomes de Olivera tersebut sukses menundukkan Semen Padang, Arema FC, dan Bhayangkara FC.

    Meskipun demikian, asisten pelatih asal Austria itu mengaku tidak gentar. Dia sudah menyiapkan game plan. “Para pemain kami sudah siap untuk laga besok. Kami sudah punya game plan untuk pemain lawan yang harus diwaspadai,” kata juru taktik berusia 51 tahun tersebut.

    Namun, dia enggan mengungkapkannya. Yang pasti, kata dia, timnya sudah mengetahui materi pemain Kalteng Putra yang absen atau yang bakal diturunkan. "Seperti pemain asing yang belum akan turun dan pemain yang kondisinya belum fit. Meski begitu kami siap menghadapi lawan,” katanya.

    Kalteng Putra baru saja mendatangkan tiga pemain baru dalam bursa transfer paruh musim Liga 1 2019. Mereka adalah penyerang asal Brasil, Eydison Teofilo Soares; gelandang tengah asal Jepang, Takuya Matsunaga; dan kiper Reki Rahayu.

    Sementara itu Persebaya akan diperkuat enam pemain timnas senior dan U-23 dalam laga tersebut. Hansamu Yama Pranata, Otavio Dutra, Ruben Karel Sanadi, Irfan Jaya, Rachmat Irianto, dan Osvaldo Haay sudah kembali setelah membela timnas.

    NUR HADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.