Liga Inggris: Pendukung Manchester United Alami Frustrasi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United Daniel James bersama Harry Maguire dan Paul Pogba. Reuters/Jason Cairnduff

    Pemain Manchester United Daniel James bersama Harry Maguire dan Paul Pogba. Reuters/Jason Cairnduff

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, menyebut ada rasa frustrasi yang dialami oleh para penggemar saat melihat penampilan Paul Pogba dan kawan-kawan. Menurut dia, rasa frustrasi itu datang karena Setan Merah sudah terlalu lama tak merebut trofi Liga Inggris.

    "Sejarah sukses besar masih terasa di bawah era Sir Alex Ferguson dan hampir tujuh tahun, ada rasa frustrasi yang terbangun. Mereka menilai klub tidak berada di jalur yang benar," kata Neville.

    Neville mengatakan tidak adil bila Manchester United harus dibandingkan dengan Liverpool atau Manchester City. Ia mengatakan, baik Jurgen Klopp dan Pep Guardiola, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan tim yang sesuai harapan saat ini.

    Kehadiran Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer di Old Trafford, lanjut dia, dinilai sudah tepat. Saat ini yang dibutuhkan Solskjaer ialah dukungan penuh dari petinggi klub. Neville menyatakan Solskjaer setidaknya membutuhkan empat sampai lima kali bursa transfer untuk mendapatkan tim yang ideal.

    "Guardiola butuh 12 bulan dan tiga jendela transfer untuk dapatkan tim saat ini. Klopp memerlukan sekitar tiga tahun untuk membuat budaya yang diinginkannya. Jadi dia (Solskjaer) membutuhkan waktu," sebut Neville.

    Oleh sebab itu, ke depan Neville memprediksi para penggemar Manchester United masih akan menyaksikan penampilan Paul Pogba dan kawan-kawan seperti saat melawan Crystal Palace dan Southampton. Di laga itu, Manchester United menelan kekalahan 1-2 dari Palace dan imbang 1-1 dari Southampton.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.