Man City Tertinggal 5 Poin dari Liverpool, Apa Kata Guardiola?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Manchester City  Pep Guardiola dan Rodri. REUTERS/Tyrone Siu

    Pelatih Manchester City Pep Guardiola dan Rodri. REUTERS/Tyrone Siu

    TEMPO.CO, JakartaManchester City seperti tengah kehilangan pijakan. Mereka takluk 2-3 di kandang Norwich City dalam lanjutan Liga Inggris pekan kelima, Sabtu malam, 14 September 2019.

    Ini jadi kekalahan pertama City dalam sembilan bulan terakhir. Sebagai juara bertahan Premier League, mereka juga kini sudah tertinggal 5 poin dari Liverpool. Padahal kompetisi baru berjalan lima pekan.

    Tapi, kondisi itu tak membuat Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, kehilangan optimismenya. Ia bahkan berkomentar sedikit sinis buat Liverpool.

    "Lima poin adalah lima poin, tapi ini baru September,” kata Guardiola. "Apa yang harus kami lakukan? Apakah harus berkata 'Ini September dan selama buat Liverpool, kalian juara'."

    Baginya, kompetisi masih panjang dan banyak kemungkinan bisa terjadi. "Tak ada sedetik pun saya meragukan para pemain saya," kata pelatih asal Spanyol itu.

    Kesalahan lini belakang jadi petaka bagi Man City saat melawan Norwich. Tapi, Guardiola tak mau menyalahkan pemainnya. “Nico (Otamendi) tak tahu ada pemain lawan datang dan tak ada yang meneriakinya,” kata dia. “Kadang Anda tahu bahwa kami membuat kesalahan. Kadang kala kami lupa bahwa para pemain ini juga manusia."

    Baginya, yang terpenting adalah memastikan agar pemain tak melakukan kesalahan yang sama dalam laga-laga berikutnya. "Sepak bola cepat, keadaan bisa berubah buruk dan saya harus melihat apa yang bisa dilakukan untuk membantu mereka," kata Guardiola.

    Manchester City kini berada di posisi kedua klasemen Liga Inggris dengan nilai 10 dari 5 laga, tertinggal 5 poin dari Liverpool yang memuncaki klasemen.

    MIRROR | MARCA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?