Riko Bicara Proses Kebangkitan Persija Usai Menang dari PSIS

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak. ANTARA

    Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak. ANTARA

    TEMPO.CO, Bekasi - Penyerang sayap Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, mengatakan, kemenangan atas PSIS Semarang 2-1 merupakan bagian dari proses kebangkitan timnya untuk lebih baik lagi. Tiga poin yang didapat membuat Macan Kemayoran bisa keluar dari zona degradasi.

    "Kita percaya proses itu ada, dan ini bagian dari proses itu," ujar Riko dalam jumpa pers usai laga di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad, 15 September 2019.

    Dua Persija di laga ini dicetak oleh Marko Simic dari titik putih menit ke 45+3 dan Rohit Cand menit ke-53. Satu gol basal PSIS Semarang dicetak oleh Septian David Maulana menit ke 63.

    Di laga itu Riko mengapresiasi suporter yang masih datang ke stadin mendukung timnya langsung, meskipun kondisinya tengah terseok-seok di klasemen sementera. Menurut dia, suporter adalah bagian dari tim Persija.

    "Saya harap kedepannya tetap mendapatkan dukungan dari The Jakmania, karena kita semua satu tim, sama-sama ingin bangkit dari keterpurukan," ujar mantan pemain Semen Padang FC ini.

    Kemenangan ini membuat posisi Julio Banuelos di jajaran pelatih Persija aman. Sebelumnya, manajemen mengultimatum jika kalah dari PSIS Semarang, pelatih asal Spanyol ini bakal dipecat. Rupanya, ultimatum tersebut cukup ampuh, Persija bisa bermain maksimal dan menang di kandang sendiri.

    Persija sekarang berada di peringkat ke 15 klasemen sementara dengan poin 17. Posisi ini masih belum aman karena hanya selisih satu poin dengan dua tim di bawahnya yaitu Persela Lamongan dan Barito Putera.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?