Jadwal Persija Jakarta: Bangkit Jelang Laga Berat Vs Bali United

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persija Jakarta Marco Simic melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama ke gawang PSIS Semarang pada pertandingan Liga 1, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad, 15 September 2019. Kemenangan Persija menjadi penyelamat nasib pelatih Julio Banuelos, sebelumnya manajemen Persija telah membuat pernyataan resmi akan memecat pelatih jika kalah kontra PSIS. ANTARA/Risky Andrianto

    Pemain Persija Jakarta Marco Simic melakukan selebrasi usai mencetak gol pertama ke gawang PSIS Semarang pada pertandingan Liga 1, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Ahad, 15 September 2019. Kemenangan Persija menjadi penyelamat nasib pelatih Julio Banuelos, sebelumnya manajemen Persija telah membuat pernyataan resmi akan memecat pelatih jika kalah kontra PSIS. ANTARA/Risky Andrianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persija Jakarta Julio Banuelos menilai kemenangan 2-1 atas PSIS Semarang dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2019, Ahad, 15 September 2019, bukan karena ultimatum soal posisi dirinya.

    "Saya tidak setuju jika ultimatum itu memengaruhi kemenangan ini. Kami meraih tiga angka karena performa pemain memang terus meningkat," ujar Banuelos usai pertandingan kontra PSIS di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat.

    Manajemen Persija sebelumnya mengancam akan memecat Banuelos jika kalah dari PSIS.

    Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, lepas dari ancaman itu anak-anak asuhnya tampil baik dan mampu mengatasi tingginya tekanan pertandingan.

    Sebelum menyambut partai versus PSIS, Persija belum pernah menang di empat pertandingan terakhir Liga 1 Indonesia 2019 dan terpuruk di zona degradasi.

    "Laga melawan PSIS berjalan dengan tensi tinggi. Akan tetapi, semua elemen di tim saling memberikan dukungan untuk mempersembahkan kemenangan. Tiga angka ini untuk klub dan suporter kami The Jakmania," tutur Banuelos.

    Pemain sayap Riko Simanjuntak juga mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya di atas lapangan dan dukungan dari The Jakmania.

    Dia pun berharap dukungan para pendukung setia tetap mengalir untuk timnya.
    "Mari sama-sama bangkit dari keterpurukan," kata Riko.

    Persija Jakarta menaklukkan PSIS Semarang dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Liga 1 Indonesia 2019 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Ahad.

    Hasil tersebut membuat Persija keluar dari zona degradasi dan naik ke posisi 15 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2019. Ada pun PSIS bertengger di peringkat ke-12 klasemen.

    Dalam laga berikutnya, pada 19 September 2019, Persija Jakarta akan menjamu Bali United. Ini takkan jadi laga udah bagi Macan Kemayoran karena Bali United saat ini masih mapan di puncak Klasemen Liga 1.

    Hasil lengkap Persija di Liga 1 2019
    28 Agustus 2019 Persija Jakarta 0-0 PSM Makassar
    24 Agustus 2019 Persebaya 1-1 Persija Jakarta
    20 Agustus 2019 Persija Jakarta 3- 0 Kalteng Putra
    16 Agustus 2019 Madura United 2-2 Persija Jakarta
    10 Agustus 2019 Persija Jakarta 1-1 Bhayangkara FC
    03 Agustus 2019 Persija Jakarta 2-2 Arema FC
    16 Juli 2019 TIRA Persikabo 5-3 Persija Jakarta
    10 Juli 2019 Persija Jakarta 1-1 Persib Bandung
    03 Juli 2019 Persija Jakarta 1-0 PSS Sleman
    22 Juni 2019 Persela Lamongan 0-0 Persija Jakarta
    31 Mei 2019 Bali United 1-0 Persija Jakarta
    26 Mei 2019 PSIS Semarang 2-1 Persija Jakarta
    20 Mei 2019 PS Barito Putera 1-1 Persija Jakarta.
    1 September 2019 Persija Jakarta 0-1 Badak Lampung.
    11 September 2019 Persipura 2-0 Persija
    15 September 2019 Persija Jakarta 2-1 PSIS Semarang.

    Jadwal Persija Jakarta selanjutnya:
    19 September 2019 15:30 Persija Jakarta vs Bali United
    23 September 2019 15:30 Persija Jakarta vs Barito Putera.
    27 September 2019: 18:30 Borneo FC vs Persija.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?