Persib Bandung Vs Semen Padang: Ezechiel Tampil, Febri Absen

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung Ezechiel Ndouasel. ANTARA/Raisan Al Farisi

    Pemain Persib Bandung Ezechiel Ndouasel. ANTARA/Raisan Al Farisi

    TEMPO.CO, JakartaPersib Bandung akan menghadapi Semen Padang FC dalam lanjutan Liga 1 pekan ke-19 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu, 18 September 2019.

    Tim Maung Bandung akan berusaha meneruskan tren positif yang selama ini sulit dipertahankan. Sebelumnya, mereka tak terkalahkan dalam tiga laga terakhirnya, termasuk ditahan Tira Persikabo 1-1 pada pekan ke-18.

    Tiga hasil pertandingan yang cukup menjadi modal untuk menuntaskan laga dengan tiga poin lawan Kabau Sirah.

    Persib akan kembali diperkuat Ezechiel N'Douassel yang sebelumnya disimpan karena keletihan usai ia kembali dari Timnas Chad. Duet Eze dan Kevin Van Kippersluis diprediksi akan lengkap untuk laga nanti.

    "Lawan Semen Padang kami bisa memainkan kembali Ezechiel dan akan bermain di kandang. Kami akan melanjutkan tren bagus setelah menang dan imbang melawan tim papan atas Tira Persikabo," ungkap pelatih Persib, Robert Alberts, seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    Namun, Persib tidak akan diperkuat oleh winger andalannya Febri Hariyadi karena hukuman akumulasi kartu kuning. Robert lantaran kemungkinan akan memasang Ghozali Siregar dan Esteban Vizcarra di kedua sisi.

    Robert sudah hasil evaluasi di laga terakhir. Ia menilai, para pemain harus memperbaiki soal pemanfaatan ruang yang diciptakan ketika transisi dilakukan. "Di pertandingan nanti kami harus bisa lebih memanfaatkan ruang yang sudah diciptakan lewat transisi yang cepat," katanya.

    Persib Bandung kini menempati posisi ke-10 klasemen Liga 1 dengan nilai 20 dari 18 laga, sedangkan Semen Padang FC di dasar klasemen dengan nilai 11.

    LIGA INDONESIA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?