Preview Persib Bandung vs Semen Padang, Irsyad Maulana Tak Main

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Semen Padang FC, Karl Max Barthelemy. (liga-indonesia.id)

    Pemain Semen Padang FC, Karl Max Barthelemy. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Semen Padang FC akan bertandang ke markas Persib Bandung dalam laga lanjutan Liga 1 2019 pada Rabu, 18 September 2019. Saat laga itu, Semen Padang tidak diperkuat pemain andalannya, Irsyad Maulana karena cedera pergelangan kaki.

    Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida akan mengandalkan penyerang Kabau Sirah, Karl Max Bathelemy. Pemain asal Chad itu telah kembali usai membela timnas asal negaranya di ajang kualifikasi Piala Dunia 2022.

    Selain Karl Max, dua pemain asing andalan mereka Flavio Beck Junior dan Vanderley Fransisco juga siap diturunkan menghadapi Maung Bandung yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat tersebut.

    "Kita tahu Persib adalah tim besar dan kuat di Liga Indonesia. Memiliki pemain-pemain berkualitas tapi kami sudah siap untuk menghadapi mereka dan mencuri poin," kata Eduardo Almeida seperti dikutip dalam situs resmi klub, Senin, 16 September 2019.

    Saat bertandang ke Bandung, Almeida memboyong 18 pemain dengan target mampu mencuri poin. Semen Padang juga dalam keadaan motivasi tinggi untuk keluar dari tren buruk di liga. Apalagi pada pertandingan sebelumnya mereka kalah 0-1 atas PSS Sleman di depan publik sendiri. Kekalahan ini menjadi motivasi para pemain untuk bangkit dan lepas dari zona degradasi.

    "Kami akan memanfaatkan semua celah kelemahan tim tuan rumah untuk bisa membawa poin. Tekad kami sudah bulat untuk meraih angka, demi bisa keluar dari zona degradasi," kata dia.

    Saat ini Semen Padang menghuni juru kunci klasemen sementara dengan 11 poin. Dari lima pertandingan yang telah dilakoni, mereka hanya mampu mengamankan empat poin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?