Persib Bandung Vs Semen Padang, Omid Nazari Berpeluang Main

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain baru Persib Bandung dari kiri, Kevin van Kippersiuis (Belanda dan Omid Nazari (Filipina), saat mengenalkan diri pada wartawan di Bandung, Selasa, 20 Agustus 2019. Persib sendiri telah mencoret  Bojan Malisic, Arthur Gevorkyan, dan Rene Mihelic. TEMPO/Prima Mulia

    Pemain baru Persib Bandung dari kiri, Kevin van Kippersiuis (Belanda dan Omid Nazari (Filipina), saat mengenalkan diri pada wartawan di Bandung, Selasa, 20 Agustus 2019. Persib sendiri telah mencoret Bojan Malisic, Arthur Gevorkyan, dan Rene Mihelic. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, memberi sinyal ihwal peluang Omid Nazari di laga kontra Semen Padang FC. Alberts menyatakan Nazari bisa main bila tim dokter sudah memberikan lampu hijau.

    "Kami akan lihat perkembangan terakhir. Jika dalam 48 jam sudah membaik dan tidak ada infeksi, saya rasa dia (Nazari) bisa tampil menghadapi Semen Padang," kata pelatih asal Belanda ini, Senin, 16 September 2019.

    Seperti diberitakan, Persib Bandung mendapat serangan dari orang tak dikenal usai menghadapi Tira Persikabo di Stadion Pakansari, Bogor. Bus yang dinaiki para pemain dan tim ofisial dilempari batu. Dua pemain mengalami luka-luka, yakni Febri Hariyadi dan Omid Nazari.

    Lebih lanjut, Alberts optimistis gelandang bernomor punggung 91 itu akan pulih lebih cepat. Menurut dia, Nazari punya semangat yang tinggi untuk bisa membela Maung Bandung di setiap pertandingan Liga 1 Indonesia.

    "Ya, tentu dia bermental bagus. Nazari akan selalu berusaha bermain dalam pertandingan karena dia pemain yang profesional. Kami tentu berharap dia bisa bersama kami di pertandingan kandang nanti," kata Alberts.

    PERSIB BANDUNG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?