Bidding Tuan Rumah Piala Dunia U-20: FIFA Mulai Inspeksi Stadion

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Delegasi FIFA, didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, memeriksa kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 16 September. (pssi.org)

    Delegasi FIFA, didampingi Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, memeriksa kesiapan Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin, 16 September. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Delegasi badan sepak bola dunia atau FIFA mulai melaksanakan inspeksi stadion di Indonesia secara acak pada hari Senin pagi, 16 September 2019. Inspeksi stadion ini dilakukan guna melihat kesiapan Indonesia yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada tahun 2021 mendatang.

    Dalam pencalonan tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021, Indonesia harus bersaing dengan Brasil dan Peru. Pesaing lain yang sebelumnya mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama telah menyatakan mundur, yakni Thailand dan Myanmar, serta Bahrain, Arab Saudi dan Uni Emirate Arab. Dengan mundurnya Thailand dan Myanmar, negara-negara ASEAN sudah menyatakan dukungan untuk Indonesia.

    PSSI telah mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Seluruh dokumen persyaratan pengajuan calon tuan rumah telah diserahkan ke FIFA sebelum batas waktu, yakni 31 Agustus 2019 lalu.

    Bagi Indonesia, ini proses bidding FIFA Tournament pertama yang PSSI selesaikan, dan telah ditetapkan FIFA sebagai kandidat dan dikunjungi dalam inspeksi. "Kita jaga sepak bola yang kita cintai, kita tunjukkan Indonesia siap untuk menjadi tuan Rumah FIFA U20 World Cup 2021,” kata Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria yang menerima delegasi FIFA di Jakarta.

    Ratu Tisha menambahkan, jika Indonesia terpilih menjadi tuan rumah, maka ini akan kita hadiahkan untuk adik-adik pesepak bola muda yang tengah berjuang meraih mimpinya untuk membela merah putih di 2021. “Mohon doanya," lanjut Tisha.

    Untuk pencalonan tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021, Indonesia mengajukan sepuluh stadion. Kesepuluh stadion itu, yakni Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Wibawa Mukti (Cikarang), Pakan Sari (Bogor), Patriot (Bekasi), Mandala Krida (Yogyakarta), Manahan (Solo), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya) dan I Wayan Dipta (Bali).

    PSSI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?