Hadapi PSIS Semarang, Persebaya Surabaya Antisipasi Bruno Silva

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Duet asisten pelatih Bejo Sugiantoro (kiri) dan Wolfgang Pikal memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya. (persebaya.id)

    Duet asisten pelatih Bejo Sugiantoro (kiri) dan Wolfgang Pikal memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya. (persebaya.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Persebaya Surabaya bertekad mempertahankan rekor tak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir. Laga tandang ke PSIS Semarang pada Jumat, 20 September 2019, Persebaya ingin membawa pulang poin.

    Tantangan yang dihadapi Ruben Sanadi dan rekan-rekannya bakal lebih besar daripada main di kandang. Meski begitu, tim asal Surabaya ini berharap dapat poin dari laga tersebut.

    Sebelumnya, Persebaya mampu mengemas dua kemenangan dan satu seri dalam tiga laga tandang terakhir. Kemenangan diraih di kandang Bhayangkara FC dan Badak Lampung. Sedangkan, hasil seri didapat saat bermain di Kalteng Putra.

    ”Kami bertekad meraih poin saat away ke kandang PSIS nanti,” kata asisten pelatih Wolfgang Pikal seusai latihan di Lapangan Polda Jatim, seperti dikutip dari situs resmi Persebaya. ”PSIS dalam tren positif, kami harus berjuang dengan keras untuk mencapai target tersebut.”

    Bersama asisten pelatih Bejo Sugiantoro, Pikal fokus pada pengembalian kebugaran fisik pemain dalam sesi latihan Senin sore kemarin. ”Juga ada latihan skema permainan,” ucapnya.

    Aryn Williams sudah resmi menjadi pemain Persebaya. Aryn sudah masuk dalam daftar pemain yang akan dimainkan saat menghadapi PSIS. Dia bisa menjadi opsi untuk menggantikan posisi M. Hidayat yang harus absen karena akumulasi kartu kuning.

    Pikal bersama tim pelatih juga terus memantau perkembangan yang terjadi di PSIS. Termasuk rekrutan baru mereka Bruno Silva yang diumumkan Senin sore.

    ”Saya tahu pemain itu (Bruno Silva), musim kemarin bermain cukup bagus dan cetak banyak gol jadi jelas kami harus antisipasi," kata Pikal.

    Dalam sesi latihan, winger timnas junior Supriadi sudah bergabung. Dia akan menambah opsi Persebaya di posisi tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?