Timnas U-16 vs Kepulauan Mariana Utara, Valeron Berharap Ini

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Serang Timnas U-16, Valeroen menjelaskan persiapan menjelang laga melawan Kepualauan Marian Utara di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. TEMPO/Irsyan

    Gelandang Serang Timnas U-16, Valeroen menjelaskan persiapan menjelang laga melawan Kepualauan Marian Utara di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 17 September 2019. TEMPO/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada laga kedua kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup G, Timnas U-16 Indonesia akan menghadapi Kepulauan Mariana Utara, Rabu, 18 September 2019. Gelandang Timnas U-16 Indonesia, Muhammad Valeron berharap timnya tampil terbaik dan tanpa beban, meski bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri.

    "Jangan terbawa situasi dengan pemain lawan," kata Valeron saat ditemui seusai latihan di Lapangan ABC, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa, 17 September 2019.

    Menurut dia, bermain di hadapan pendukung sendiri semacam simalakama. Dukungan itu bisa menjadi motivasi, sekaligus beban tersendiri. "Kemarin itu masih grogi, baru pertama gitu, main dengan banyak penonton," tuturnya. "Tapi jalani aja, proseskan. Semoga bisa lebih baik."

    Saat Timnas U-16 menang melawan Filipina 4-0, Valeron mendapatkan kesempatan bermain. Ditanya soal beban pertandingan saat itu, ia mengaku, lebih karena ketakutan mengecewakan orang tua yang datang dari Bandung ke Jakarta. "Takut ngecewain orang tua, takut nggak bisa memberikan yang terbaik," kata dia.

    Meski kehadiran pendukung membuat grogi, Valeron berharap para pendukung Timnas U-16 memenuhi Stadion Madya Senayan saat laga kedua besok. "Harapan tetap rame biar pemain makin semangat lagi," ungkap dia.

    Timnas U-16 Indonesia mendapat undian Grup G kualifikasi Piala AFC U-16 2020. Di grup ini, Indonesia bersaing dengan Filipina, Mariana Utara, Brunei Darussalam, dan Cina.

    IRSYAN HASYIM

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?