Liga Champions Rabu Ini: Preview Olympiacos Vs Tottenham Hotspur

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, 1 September 2019. REUTERS/David Klein

    Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Emirates, London, 1 September 2019. REUTERS/David Klein

    TEMPO.CO, JakartaTottenham Hotspur bertandang ke Stadion Georgios Karaiskakis, markas klub Yunani Olympiacos, dalam laga pembuka penyisihan Liga Champions 2019/2020, Rabu malam, 18 September 2019, mulai 23.55 WIB.

    Sesuai dengan hasil pengundian, Spurs berada di Grup B bersama Olympiacos, Red Star Belgrade, dan Bayern Muenchen.

    Bicara tentang Tottenham, yang teringat adalah final Liga Champions musim lalu. Ya, secara mengejutkan, tim berjulukan The Lilywhites itu melenggang mulus sampai ke partai puncak.

    Meski akhirnya hanya meraih medali runner-up—setelah dikalahkan Liverpool 0-2 di Wanda Metropolitano—Spurs tetap menuai pujian.

    Tim yang bermarkas di sisi utara kota London itu dianggap makin matang bertarung dalam kompetisi paling bergengsi di benua Eropa tersebut. Bahkan Spurs diprediksi bisa tampil lebih jauh lagi di Liga Champions musim ini.

    Di atas kertas, laga melawan Olympiacos tak akan menyusahkan Spurs. Sebab, dari segi kualitas pemain, Tottenham unggul jauh atas Erythrolefki atau Tim Merah-Putih itu.

    Dari sisi mental pun, Spurs di atas angin setelah memenangi laga terakhir di Liga Primer Inggris, Sabtu pekan lalu.

    Bermain di White Hart Lane, Spurs menang telak 4-0 atas sesama tim London, Crystal Palace. Pemain sayap kiri, Son Heung-min, menjadi bintang dalam laga tersebut setelah mencetak dua gol.

    Pemain berusia 27 tahun itu memang jadi salah satu kartu as Spurs. Buktinya, Son sempat dilarang tampil dalam dua laga awal Liga Primer lantaran sanksi kartu merah.

    Begitu tampil bersama Spurs, Son lantas bikin dua gol dan satu umpan dalam tiga pertandingan.

    Manajer Mauricio Pochettino pun memuji pemain berkebangsaan Korea Selatan tersebut. Menurut Pochettino, Son mampu menjadi pembeda di tim yang ia latih.

    "Kualitas permainannya sungguh luar biasa, ketenangannya di atas lapangan juga ciamik. Saya puas atas penampilan Son," kata pelatih berusia 47 tahun itu.

    Sejumlah media dan lembaga statistik sepak bola memprediksi Pochettino bakal memainkan Son dalam laga melawan Olympiacos, dinihari nanti.

    Selain menurunkan Son, mantan pelatih Southampton itu akan memainkan pemain inti lain, seperti kiper Hugo Lloris, gelandang serang Christian Eriksen, hingga juru gedor Harry Kane. Pochettino ingin memastikan poin penuh dalam lawatan ke Yunani.

    Pochettino belum memberikan bocoran komposisi timnya. Namun dia sudah meminta anak didiknya untuk menjaga konsistensi permainan mereka. Intinya, dia ingin Spurs bermain sama galaknya seperti saat mencukur Palace.

    "Intinya, para pemain harus berfokus. Kalau sudah konsentrasi penuh, hasil tak akan mengecewakan proses," ucap pelatih berkebangsaan Argentina itu.

    Sementara itu, Son mengaku belum bisa melupakan perihnya kegagalan Tottenham dalam final Liga Champions musim lalu. Bagi mantan pemain Bayer Leverkusen itu, kekalahan dari Liverpool sungguh menyakitkan.

    "Saya orang yang tak suka kalah. Setiap hari, setiap malam, kenangan jelek itu bisa saja muncul di kepala saya," ujar Son.

    Kenangan paling sedih bagi pemain jebolan akademi Hamburg SV itu adalah piala Telinga Besar—julukan trofi juara Liga Champions—sudah ada di depan mata. Namun ia gagal mengangkatnya setelah laga usai.

    "Karena di pikiran kami saat itu kami tak ingin sekadar main di final, tapi juga mencetak sejarah sebagai juara," kata Son.

    Walhasil, Son saat ini hanya bisa menjadikan pengalaman buruk itu sebagai penyemangat menjalani kompetisi Liga Champions musim ini. Besar harapan Son, Spurs bisa meniru garis tangan Liverpool yang kalah dalam final Liga Champions 2017/2018, tapi sukses menjadi juara di edisi berikutnya.

    Prediksi Susunan Pemain

    Olympiacos (4-2-3-1): Sa; Koutris, Meriah, Cisse, Elabdellaoui; Camara, Guilherme; Randjelovic, Valbuena, Podence; El-Arabi.
    Pemain cedera: Konstantinos Fortounis, Ruben Semedo

    Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Lloris; Davies, Vertonghen, Alderweireld, Aurier; Ndombele, Sissoko; Eriksen, Alli, Son; Kane.
    Pemain cedera: Giovani Lo Celso, Juan Foyth, Davinson Sanchez, Kyle Walker-Peters, Ryan Sessegnon.

    THE DAILYMAIL | MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?