WAGs: Jamie Vardy dan Rebekah Bangun Ruang Makan dengan Bar

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • James Vardy dan istrinya Rebekah. Instagram

    James Vardy dan istrinya Rebekah. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Keinginan Jamie Vardy dan istrinya, Rebekah Nicholson, untuk memiliki ruang makan mewah dengan bar dan bioskop di rumahnya bakal segera terwujud. Saat ini, Vardy tengah membangun ruangan itu senilai 2,5 juta pound sterling setara Rp 44 miliar.

    Pembangunan itu dapat berjalan setelah anggota Dewan menyetujui rencana pengembangan properti dekat Grantham, Lincs, yang dibeli Vardy dan istrinya pada 2016 lalu.

    Pemain berusia 32 tahun itu benar-benar akan mengadakan pesta dengan menciptakan ruang hiburan di rumah mewahnya. Bintang sepak bola asal Inggris ini menikmati dapur baru, BBQ, fitur air, dan oven pizza, dilengkapi dengan tempat duduk. Ruangan itu termasuk ruang taman, dua kamar tidur, dan bioskop.

    Sebenarnya, rumah besarnya telah memiliki ruang penerimaan tamu, kolam renang indoor, sauna, lapangan tenis, dan gym.

    Tetangga Vardy mengatakan, "Selama ini tidak ada pesta berlebihan pada saat dini hari. Saya tidak berharap akan ada masalah di sini."

    Bangunan ruang makan itu akan melengkapi kebahagiaan Vardy dan keluarganya. Sebelumnya, pada Agustus lalu, Vardy mengabarkan istrinya, 37 tahun, sedang mengandung anak kelimanya. Ia menyampaikan kabar gembira itu melalui media sosial.

    Rebekah dan Vardy pertama kali bertemu pada 2014. Saat itu, Rebekah bekerja sebagai promotor klub malam dan disewa untuk mengatur perayaan ulang tahun Vardy.

    Pasangan ini lantas menikah pada 25 Mei 2016 di Peckforton Castle di Cheshire, di depan para tamu, termasuk penyanyi One Direction Louis Tomlinson dan gitaris Kasabian - dan penggemar Leicester City - Sergio Pizzorno.

    MIRROR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?