Barcelona Dipermalukan Granada, Komentar Valverde Ungkap 3 Hal

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi pemain Barcelona, Lionel Messi saat berebut bola dengan pemain Granada, Antonio Puertas dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Nuevo Estadio de Los Carmenes, Spanyol, 21 September 2019. Tim juara bertahan itu kini menempati posisi ketujuh klasemen dengan nilai 7. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    Aksi pemain Barcelona, Lionel Messi saat berebut bola dengan pemain Granada, Antonio Puertas dalam laga lanjutan Liga Spanyol di Nuevo Estadio de Los Carmenes, Spanyol, 21 September 2019. Tim juara bertahan itu kini menempati posisi ketujuh klasemen dengan nilai 7. REUTERS/Marcelo Del Pozo

    TEMPO.CO, JakartaBarcelona dipermalukan Granada dan takluk 0-2 dalam lanjutan La Liga Spanyol pekan kelima, Ahad dinihari, 22 September 2019. Hasil ini sekaligus memberikan tekanan besar pada pelatih Ernesto Valverde.

    Kekalahan ini membuat Barcelona menjalani awal musim terburuknya dalam 25 tahun terakhir. Raihan 7 poin dari 5 laga membuat juara bertahan itu terlempar dari persaingan di 4 besar dan kini hanya menempati posisi ketujuh klasemen.

    Barca juga gagal menang dalam 7 laga tandang terakhirnya di berbagai kompetisi. Mereka menjadi satu dari dua tim paling banyak kebobolan musim, ini yakni 9 gol, sama dengan Real Betis.

    Lalu, apa yang dikatakan Valverd soal hasil ini? Dia menekankan tiga hal.

    Pertama, Valverde mengaku khawatir melihat permainan Barcelona.

    "Kamu selalu bisa menang atau kalah, tetapi ketika kalah, kamu harus tetap membuktikan pantas untuk menang dan hari ini kami tak pantas menang."

    "Kami kehilangan presisi di sepertiga akhir lapangan lawan. Mereka mencoba menekan kami, kami bisa mengatasinya dengan baik tapi bermasalah dalam penyelesaian akhir. Di situlah kesalahan kami. Kami mendominasi, tapi tidak bisa mengubah peluang menjadi gol."

    Kedua, Valverde juga khawatir melihat catatan di laga tandang.

    "Sudah jelas bahwa ini bukan start yang baik untuk kami dan itu tidak sejalan dengan apa yang telah kami lakukan dalam beberapa tahun terakhir. Seperti yang saya katakan kami buruk di laga tandang."

    "Saya khawatir karena saat jauh dari rumah kami tidak mendapatkan hasil yang baik. Ketika empat pertandingan tandang telah berlalu tanpa kemenangan, itu adalah gejala bahwa ada sesuatu yang tidak terlalu baik."

    Ketika, ia bertanggung jawab dan siap disalahkan karena hasil itu. Namun, sama sekali tak menyinggung soal kemungkinan mundur atau pemecatan.

    "Pada akhirnya aktornya adalah para pemain tetapi pelatih yang bertanggung jawab. Saya merasa bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi."

    Valverde selalu mampu membawa Barcelona menjadi juara dalam dua musim sebelumnya. Namun kekalahan final Copa del Rey musim lalu dari Valencia serta cara tim disingkirkan Liverpool di semifinal Liga Champions musim lalu, membuat posisinya terus disorot. Kini hasil buruk di awal musim membuat tekanan untuknya kian besar.

    Menurut media Spanyol, Marca, bila gagal untuk segera mengangkat performa Barcelona di laga-laga berikutnya, bukan tak mungkin Valverde akan segera dipecat.

    MARCA

     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?