Prediksi Liga 1: Persebaya vs Bali United, Laga Bakal Seru

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persebaya Surabaya Oktafianus Fernando (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC Nurhidayat dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 31 Agustus 2019. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Pesepak bola Persebaya Surabaya Oktafianus Fernando (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Bhayangkara FC Nurhidayat dalam lanjutan Liga 1 Indonesia di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 31 Agustus 2019. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah mengalahkan tuan rumah Persija Jakarta pada Sabtu lalu, tim Bali United tak kembali ke markas. Skuat Serdadu Tridatu ini menjalani recovery di Surabaya. Hal ini sekaligus persiapan laga tandang berikutnya melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa, 24 September 2019.

    "Dengan lebih awal datang, kami tentu punya waktu persiapan yang cukup baik untuk istirahat dan recovery pemain. Kami jadi punya waktu tiga hari untuk persiapan lawan Persebaya. Kalau kami pulang ke Bali dulu, mungkin kami akan kehilangan satu hari latihan," kata pelatih Bali United, Stefano Cugurra alias Teco dikutip dari situs resmi klub, Senin, 23 September 2019.

    Teco telah mempelajari kekuatan Persebaya yang kini diperkuat tiga pemain asing, David da Silva, Aryn Williams, dan Diogo Campos. Teco memprediksi Campos akan banyak berperan dalam laga nanti. "Saya tahu kualitasnya," kata pelatih yang musim lalu membawa Persija juara Liga 1, saat konferensi pers, Senin, 23 September 2019.

    Diogo Campos, sebelumnya bermain untuk Kalteng Putra. Ia bergabung dengan Persebaya menjelang penutupan bursa transfer pemain putaran kedua, 17 September lalu. Dalam debutnya, pemain asal Brasil ini mencetak satu gol dan dua assist, sehingga timnya menang besar 4-0 atas tuan rumah PSIS Semarang pada Jumat lalu.

    Untuk bisa meredam permainan Persebaya, Teco menginstruksikan kepada para pemainnya untuk fokus menjaga pergerakan pemain asing Persebaya. Meski begitu, ia juga meminta kepada pemainnya untuk mewaspadai pemain lokal. Pelatih Bali United ini mengaku telah menyiapkan strategi dalam bertahanan dan menyerang.

    Pelatih Bali United Stefano 'Teco' Cugurra. Antara

    Bahkan, mantan asisten pelatih Persebaya ini juga mengingatkan kepada para pemainnya soal kehadiran Bonek, suporter fanatik Persebaya. "Saya tahu mereka pasti akan kasih semangat. Ini laga yang tidak mudah. Kami harus kerja keras," kata Teco.

    Tim tuan rumah tak gentar melawan Bali United, klub yang kini menempati puncak klasemen Liga 1. Persebaya percaya diri bisa mengalahkan tim asal Bali tersebut, dengan skuat saat ini. Kepercayaan diri mereka beralasan. Kemenangan 4-0 di kandang PSIS menjadi modal semangat menghadapi lawan-lawan di putaran kedua.

    Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, mengatakan kekalahan 1-3 atas Bali United pada putaran tidak bisa jadi patokan. Sebab, komposisi pemain gaya bermain timnya saat ini sudah berubah. Kehadiran mantan asisten pelatih tim nasional Indonesia, Wolfgang Pikal, sebagai asisten pelatih Persebaya, kata dia, membuat permainan timnya kembali ke karakter khas Surabaya, yakni umpan satu-dua, wani, dan ngeyel. "Alhamdulillah coach Pikal tahu gaya bermain Persebaya," kata pria 42 tahun itu.

    Namun, Wolfang Pikal belum bisa mendampingi Persebaya di banch karena statusnya hingga kini belum disahkan oleh PT Liga Indonesia Baru. Karena itu, Pikal hanya bisa melihat anak asuhannya di tribun VVIP. Itu sudah dijalani Pikal dalam dua pertandingan terakhir saat Persebaya away ke kandang Kalteng Putra dan PSIS Semarang. Posisi Pikal di banch digantikan asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro.

    Meski begitu, Bejo mengatakan tim tetap berada dalam kendali Wolfgang Pikal. Bejo merasa tidak ada masalah dengan keadaan tersebut. "Yang penting tim tetap terjaga," ujarnya.

    Salah satu pemain Persebaya, Irfan Jaya, belum tentu bisa dimainkan dalam laga ini. Pemain sayap ini mengalami cedera pada laga sebelumnya. Engkel kirinya bermasalah setelah berbenturan dengan pemain PSIS Rio Saputro. Ketika itu, dia harus meninggalkan lapangan dengan ditandu. "Untuk Irfan Jaya tergantung kondisinya sampai hari terakhir besok. Siapapun penggantinya bisa dilihat line up besok," kata Bejo.

    Duel Persebaya kontra Bali United diprediksi akan menyajikan pertandingan seru. Kedua tim tentunya akan bermain ngotot untuk bisa mencetak gol ke gawang lawan demi meraih poin penuh. Bali United yang kini di posisi puncak klasemen dengan 44 poin dari 18 laga, membutuhkan kemenangan untuk menjaga posisinya. Sementara, Persebaya yang kini di urutan kelima, juga membutuhkan poin penuh untuk mempertahankan tetap berada di papan atas klasemen.

    Persebaya dengan kekuatan baru dan kepercayaan diri yang tinggi setelah menang 4-0 lawan tuan rumah PSIS berpeluang memenangkan laga ini. Namun, ambisinya tentu tidak mudah. Sebab, Bali United merupakan tim yang bermain konsisten pada Liga 1 musim ini. Dari 18 laga yang sudah dijalani, tim asuhan Teco ini baru dua kalah dan dua kali seri.

    NUR HADI | LIGA INDONESIA | BALI UTD | PERSEBAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?