Absen Saat Messi Jadi Pemain Terbaik, Ini yang Dilakukan Ronaldo

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Juventus Cristiano Ronaldo. REUTERS/Alberto Lingria

    Pemain Juventus Cristiano Ronaldo. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta -  Cristiano Ronaldo gagal menang dan memilih tak hadir dalam malam penghargaan pemain terbaik FIFA 2019 yang berlangsung di Milan, Italia, Senin malam. Padahal kapten Timnas Portugal ini masuk dalam nominasi pemain terbaik bersama Lionel Messi dan Virgil van Dijk.

    Di sisi lain, jarak antara Milan dengan Turin, tempat tinggal Ronaldo, hanya menghabiskan waktu kurang dari dua jam perjalanan darat. Dari akun instagramnya, bintang Juventus ini justru memilih menghabiskan waktu membaca di rumah.


    Dalam statusnya, Ronaldo menulis: "Kesabaran dan ketekunan adalah dua karakteristik yang membedakan profesional dari amatir. Semua yang besar hari ini dimulai dari kecil. Anda tidak dapat melakukan segalanya, tapi lakukan yang Anda bisa untuk membuat impian menjadi kenyataan. Dan perlu diingat bahwa setelah malam selalu datang fajar."

    Pada malam penghargaan FIFA, Lionel Messi terpilih sebagai pemain terbaik untuk yang keenam kali dengan meraih 46 poin. Di peringkat kedua ada bek Liverpool, Virgil van Dijk yang mendapatkan 38 poin. Sementara Cristiano Ronaldo yang sudah meraih gelar pemain terbaik sebanyak lima kali mengisi posisi ketiga mengantongi 36 poin.

    Musim lalu, Messi sukses membawa Barcelona meraih gelar Liga Spanyol. Ia juga mencetak 54 gol dalam 58 penampilan. Kapten Timnas Argentina itu juga memberikan 20 assist kepada rekan satu timnya.

    Sementara pencapaian Ronaldo tidak terlalu buruk. Selain membantu Juventus meraih gelar scudetto atau juara Liga Italia musim lalu, ia juga mengemas 31 gol dari 47 penampilan. Bila dibandingkan dengan Lionel Messi jumlah gol tersebut memang kalah jauh. Namun untuk pemain yang sudah menginjak 34 tahun tidak mudah bisa tampil konsisten dan mencetak 31 gol semusim.

    DAILY MAIL | ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.