Bali United Vs Kalteng Putra Malam Ini: Gairah Main di Kandang

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Haudi Abdillah (BaliUtd.com)

    Haudi Abdillah (BaliUtd.com)

    TEMPO.CO, Gianyar - Bali United akan menjamu Kalteng Putra pada laga lanjutan Liga 1 2019 pada pekan 23, malam ini, Minggu, 29 September, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Laga ini akan menjadi pertandingan perdana Serdadu Tridatu di kadang pada putaran kedua.
     
    Pelatih Bali United, Stafeno Cugurra Teco, mengatakan timnya senang bisa kembali bermain di kandang setelah menjalani tiga laga tandang. Terakhir Bali United menahan imbang Persebaya 
    Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo dengan skor 1-1.
     
    “Akan kerja keras lawan Kaltim Putra, hari ini latihan terakhir untuk melihat kesiapan pemain,” kata pelatih asal Brasil, Sabtu (28/9).
     
    Meski memiliki jarak yang cukup jauh dengan tim urutan kedua, PS Tira Persikabo, sebanyak sembilan poin, Teco tetap menginstruksikan timnya untuk fokus pada pertandingan. “Masih terlalu awal membicarakan juara,” ujarnya.
     
    Teco menilai Kalteng Putra sudah melakukan beberapa perubahan pada putaran kedua Liga 1 dengan mendatangkan beberapa pemain asing asal Brasil. Meski saat ini masih berada di zona degradasi atau urutan ke-16. “Tim Kalteng butuh poin, agar keluar dari posisi yang kurang bagus saat ini,” ujar Teco. 
     
    Pemain bertahan Bali United, Haudi Abdillah, mengatakan waktu persiapan timnya tidak banyak. Namun, Ia berjanji akan memberikan permainan terbaik. “Semoga hari Minggu bisa memberikan tiga angka,” ujarnya.
     
    Berduet dengan Willian Pacheco, Haudi Abdillah bisa mengawal lini belakang Bali United dengan baik dalam beberapa pertandingan terakhir. Haudi berharap kehadiran pendukung bisa memenuhi Stadion Kapten I Wayan Dipta, malam ini.
     
    MADE ARGAWA
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.