Latihan 150 Menit di Pakansari, Ini yang Dilakukan Timnas U-19

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Latihan Tim Nasional U-19 dipimpin oleh Fakhri Husaini sebagai pelatih kepala di Stadion Pakansari Bogor, Senin, 30 September 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Latihan Tim Nasional U-19 dipimpin oleh Fakhri Husaini sebagai pelatih kepala di Stadion Pakansari Bogor, Senin, 30 September 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO, Jakarta- Pelatih Timnas U-19, Fakhri Husaini, meminta kepada Amirruddin Bagus Kahfi dan kawan-kawan berkumpul setelah melalukan pemanasan. Tepat pukul 07.00, skuad Garuda Muda yang mempersiapkan diri mengikuti Kualifikasi Piala AFC-19 2020 mulai menjalani latihan. "Kita berdoa dulu," kata Fakri memberikan arahan kepada pemainnya di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, 30 September 2019.

    Fakhri didampingi asisten pelatih Mahruzar Nasution dan
    Sofie Imam Faizal membagi 29 pemain kepada empat kelompok. Beckham Putra Nugraha dan kawan-kawan pun mulai melakukan pemanasan mengikuti hitungan angka satu sampai delapan dari Sofie Imam. "Mulai pakai karet," kata Sofie Imam memberikan instruksi supaya menggunakan karet gelang seukuran bola basket di kedua kaki seluruh pemainnya.

    Selama lima menit pemanasan dilakukan, Sofie Imam memberikan arahan materi latihan selanjutnya, yakni mengoper dan mengring bola. Secara bergantian pemain dari empat kelompok mengiring bola bolak balik sejauh 10 meter. "Sekarang barisnya berpasangan," ucap Sofie meminta anak asuhnya melakukan tahap latihan berikutnya.

    Latihan mengiring bola dilakukan sampai pukul 07.25. Beberapa tahapan dilakukan oleh pemain mulai dari tempo lambat sampai Ikhwan Ali Tanamal harus mengiring bola sambil berlari dengan berlari dengan cepat. "Mulai dengan bola cepat ya tambah kecepatan, akselarasinya mana harus pakai koordinasi," kata Sofie memberikan instruksi.

    Tepat pukul 07.25, Saddam Emiruddin Gaffar dan rekan-rekan dibagi ke dalam dua kelompok besar. Satu kelompok berisi 14 orang yang bermain pertandingan 7 vs 7. Kelompok lainnya terdiri 15 pemain ditambah 1 ofisial untuk memainkan pertandingan 8 vs 8. "Sekarang selanjutnya adalah saya mau liat bagaimana transisi kalian dari menyerang ke bertahan," ucap Fakhri Husaini.

    Kelompok yang terdiri dari 14 orang didampingi oleh Mahruzar Nasution. Untuk kelompok yang memainkan pertandingan 8 vs 8 mendapatkan arahan dari Fakhri Husaini.

    Pertandingan yang dimainkan kelompok Mahruzar terdiri dari pemain seperti Andre Oktaviansyah, Amiruddin Bagas Kaffa, Fatur Alamsyah, Serdy Hepyfano, Rendy Juliansyah, dan Alfeandra Dewangga. Sedangkan kelompok Fakhri terdiri dari pemain seperti Amiruddin Bagus Kaffi, Ikhwan Ali Tanamal, Muhammad Risky Sudirman, dan Muhammad Adisatryo. "Sekarang saya mau lihat semua pemain bertahan. Teori bahwa kalau bola sudah di belakang kita tidak usah dikejar sudah gugur, sekarang bola di belakang harus balik," ungkap Fakhri memberikan arahan mengenai transisi negatif kepada pemainnya.

    Tepat pukul 08.25, Fakhri menyatukan seluruh pemain ke dalam satu game. Pemain memanfaatkan 3/4 luas lapangan untuk melakukan pertandingan 10 vs 10 dengan 4 gawang. Pertandingan ini berlansung hingga pukul 09.25. Sebagai penutup latihan Fakhri meminta pemainnya melakukan perenganggan otot. "Sekarang cooling down," kata dia.

    Latihan yang berlangsung selama 150 menit pun ditutup dengan melakukan doa bersama. "Sebelum selesai berkumpul lagi ya," kata Fakhri Husaini.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?